Investor Rusia Incar Buluminung Bangun Pabrik Truk hingga Kapal

Setelah Rusia Railways menggarap rel kereta api trans Kaltim, kemarin beberapa investor asal Rusia mengincar kawasan industri Buluminung.

Penulis: tribunkaltim | Editor: Trinilo Umardini
scoopwhoop.com
Ilustrasi - Rel kereta api 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Samir, Anjas Pratama, dan Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kalimantan Timur, khususnya Penajam Paser Utara (PPU) kini menjadi magnet bagi investor asing.

Setelah Russian Railways menggarap rel kereta api trans Kaltim, kemarin beberapa investor asal Rusia mengincar kawasan industri Buluminung, PPU sebagai lokasi membuka pabrik.

Perusahaan truk Rusia, Makaz salah satunya, tertarik membuka pabrik perakitan di Buluminung. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengungkap ketertarikan Makaz usai mengikuti pertemuan Pemprov Kaltim dengan perwakilan Kedutaan Besar Rusia, Rusia Railways dan PT Kereta Api Borneo (KAB) di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan, Senin (10/7/2017) kemarin.

Kedua pihak membicarakan progres perkembangan pembangunan KEK dan pembangunan jalur kereta api di Kalimantan.

Baca: Rel Kereta Api Tersambung dengan Kawasan Industri

"Investor Rusia juga sudah menunjukkan ketertarikannya di Kaltim. Perusahaan-perusahaan dengan teknologi tinggi akan membangun di PPU. Salah satunya adalah korporasi pabrik mobil terbesar di Rusia, Makaz," kata Awang.

Deputy CEO PT KAB, Vladimir Volkov, mengungkap perusahaannya tengah mengembangkan kawasan ekonomi khusus itu untuk kawasan industri teknologi tinggi.

Banyak perusahaan Rusia juga diundang untuk ikut menancapkan bisnis di sana. KAB sendiri telah memiliki lahan 140 hektar di sana untuk dikembangkan.

Sementara itu, Makaz melihat besarnya potensi pasar di Kalimantan yang memiliki sumber daya alam yang melimpah.

"Makaz merupakan produsen truk pengangkut beban dengan kemampuan angkut beban tonase besar," kata Volkov.

Awang mengklaim selain Makaz, ada perusahaan lain juga tertarik membuka perusahaan di Buluminung, seperti Armastek yang merupakan produsen polimer sebagai alternatif fiber logam, untuk bahan penguat mortar semen.

Lainnya, perusahaan pembuat kapal, pembangun pembangkit listrik, produksi mesin untuk program komersil, hingga perusahaan bioteknologi. "Semua perusahaan berteknologi tinggi," kata Awang.

Infrastruktur
Keberadaan infrastruktur rel kereta api trans Kaltim akan menjadi daya tarik bagi para investor untuk menamankan modalnya di Kaltim.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved