Kamis, 16 April 2026

Merasa Jadi Korban Pungli di Samarinda, Puluhan Sopir Truk Asal Jawa Datangi Mapolsek

Puluhan sopir truk lintas provinsi datangi Mapolsekta Sungai Kunjang, guna melaporkan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan warga Sungai Dama

tribunkaltim.co/christoper desmawangga
Puluhan sopir truk melaporkan praktik pungli ke Mapolsekta Sungai Kunjang, Rabu (12/7/2017). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Puluhan sopir truk lintas provinsi mendatangi Mapolsekta Sungai Kunjang, guna melaporkan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh warga Sungai Dama.

Praktik pungli itu sendiri disinyalir telah berlangsung lama, namun akibat takut dengan pelaku, para sopir tersebut enggan melaporkan hal itu ke kepolisian.

Namun, karena telah geram karena selalu diperas, akhirnya sopir-sopir truk itu memberanikan diri untuk melapor.

"Dia (pelaku) ngakunya minta uang disuruh warga, karena katanya jalanan di sini bukan untuk jalur truk.

Dia minta dari Rp 100 ribu - Rp 500 ribu, masing-masing sopir bervariasi di mintain sama dia," ucap salah satu sopir, Iwan (35), Rabu (12/7/2017).

Baca: Apa Kabar Kasus Mega Pungli Terminal Peti Kemas Palaran?

Baca: Minimalisir Pungli, Simponi Juga Permudah WNA Bayar Izin Tinggal

Lanjut pria asal Tulung Agung itu menjelaskan, jika tidak menyerahkan uang yang diminta, pelaku lalu mengancam dengan menggunakan senjata tajam.

"Kalau kita kasih uang tidak sesuai yang dimintanya, dia akan marah sambil mengancam kami dengan badiknya," ucapnya.

Pelaku sendiri atas nama Agus Hendrawan (30), warga jalan Otto Iskandardinata, yang telah diamankan kepolisian pada Minggu (9/7) silam di Ring Road 1, saat sedang beraksi.

"Kita identifikasi terdapat dua orang yang terlibat, satu sebagai eksekutor sudah kita amankan, sedangkan satu lagi berperan sebagai pengemudi motor, yang saat ini sedang kami cari," ucap Kapolsekta Sungai Kunjang, Kompol Apri Fajar Hermanto.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku beraksi mulai dari jalan Jakarta, ring road hingga jalan Sentosa. Dan, pelaku kerap beraksi saat sopir truk tengah istirahat di jalanan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved