37 Orang di Rwanda Dieksekusi Mati tanpa Jalani Proses Hukum

Tentara mendatangi rumah Fulgence Rukundo di Rwanda barat menuduhnya mencuri sapi. Tentara itu menggiringnya ke kebun pisang dan menembak mati.

37 Orang di Rwanda Dieksekusi Mati tanpa Jalani Proses Hukum
.(.)
.(.) 

TRIBUNKALTIM.CO, KIGALI – Sekelompok tentara mendatangi rumah Fulgence Rukundo, warga di sebuah desa di Rwanda barat pada suatu pagi dan menuduhnya mencuri seekor sapi.

Mereka lalu mengangkat satu potongan besar bangkai sapi dan menaruhnya di kedua pundak Rukundo. Kepala sapi mati itu juga ditaruh di atasnya.

Tak berapa lama setelah itu, para tentara itu menggiring Rukundo ke sebuah perkebunan pisang dan menembaknya mati.

Kejadian itu diceritakan oleh saksi mata kepada aktivis Human Rights Watch (HRW) yang merilis laporannya itu pada Kamis (13/7/2017) ini, seperti dilaporkan Agence France-Presse.

Organisasi pegiat HAM menyebutkan, pasukan keamanan Rwanda mengeksekusi 37 terduga pelaku kejahatan tanpa proses hukum, termasuk Rukundo. Empat terduga lainnya hilang.

Setelah diambil dari rumahnya, Rukundo diperlihatkan di depan umum, dengan ratusan penduduk desa menyaksikan kejadian mengerikan itu, setelah wali kota menuduhnya mencuri sapi tersebut.

"Semua pencuri harus dibunuh," kata wali kota tersebut sebagaima dituturkan kembali oleh seorang saksi mata yang ikut menyaksikan bagaimana Rukundo diperlakukan.

Tak lama setelah diperolok di depan warga, Rukundo menandatangani selembar kertas, lalu tentara kemudian membawanya pergi ke kebun pisang dan menembaknya mati.

Pemerintah tidak bersedia mengomentari laporan yang dikeluarkan sehari sebelum dimulainya kampanye untuk Pemilu 4 Agustus di mana Presiden Paul Kagame berambisi untuk berkuasa lagi tiga periode ketiga masa jabatannya.

Menurut HRW, gelombang pembunuhan diluar hukum itu terjadi antara Juli 2016 dan Maret 2017 di Rwanda barat.

Halaman
12
Editor: Maturidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved