Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara

Manfaatkan Kedatangan Presiden, Gubernur Awang Sodorkan Peta Kaltim untuk Jadi Ibu Kota Negara

Kaltim letaknya sangat strategis. Persis berada di jalur laut ALKI II Selat Makassar.

Manfaatkan Kedatangan Presiden, Gubernur Awang Sodorkan Peta Kaltim untuk Jadi Ibu Kota Negara
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Ilustrasi - Pesisir Kota Balikpapan yang akan dijadikan proyek coastal road. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wacana pemerintah pusat memindahkan ibu kota Negara RI dari Jakarta ke Kalimantan direspon serius Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Hasil kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), ada tiga lokasi yang bisa dijadikan tempat Ibukota Negara menggantikan Jakarta.

"Kaltim siap untuk jadi ibu kota Republik Indonesia. Kami sudah siapkan lahan sesuai kebutuhan untuk sebuah ibu kota Negara. Kaltim juga miliki fasilitas siap, ada Bandara Internasional SAMS di Balikpapan, pelabuhan internasional Kariangau, dan sekarang sedang dibangun Kawasan Industri Buluminung. Silakan tim Bappenas dan DPR RI datang ke Kaltim. Saya undang," ujar Awang.

Tak ingin main-main, ia pun menjelaskan akan memanfaatkan momen datangnya Presiden ke Balikpapan pada hari ini, untuk menyerahkan langsung rencana Kaltim sebagai calon ibukota RI.

Baca: Pemindahan Ibu Kota Negara, Gubernur Usulkan di Kaltim, Ini Kata Ketua DPRD

"Saya sudah siapkan lahan untuk calon ibukota RI. Selain Kalteng dan Kalsel, Kaltim tak mau ketinggalan. Dijamin, Kaltim tak akan pernah ada gempa, dan calon ibu kota tak akan banjir. Mohon maaf, calon ibukotanya bukan di Samarinda, tetapi Balikpapan. Saya sudah siapkan lahan cukup luas di sekitar Teluk Balikpapan. Berapapun kebutuhan, seperti misalnya disiapkan di Jonggol, Jawa Barat, juga akan kami siapkan di Balikpapan. Tata ruangnya clear and clean. Tinggal ditetapkan saja Bappenas untuk disetujui DPR RI," katanya.

Dipilihnya Teluk Balikpapan oleh Gubernur sebagai calon ibukota RI, karena beberapa faktor.

Kaltim letaknya sangat strategis. Persis berada di jalur laut ALKI II Selat Makassar. Dahulu, oleh Presiden SBY, disebut Kaltim menjadi area strategis untuk kawasan Asia Timur, bukan hanya Indonesia saja. Alasan itu, Kaltim dianggap bisa jadi Singapura kedua.

Apalagi ada rencana pelabuhan besar di Maloy, Kutim.

Rencana menjadikan Balikpapan sebagai calon ibu kota tersebut pun disampaikan bukan hanya janji di mulut, tanpa aksi yang jelas.

Halaman
1234
Penulis: Anjas Pratama
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved