Korupsi KTP Elektronik

Setya Novanto Selesai Diperiksa KPK, Ini yang Disampaikannya

Diketahui pemanggilan ini merupakan penjadwalan ulang di mana pada Jumat (7/7/2017) lalu Setya Novanto tidak bisa hadir memenuhi panggilan.

Setya Novanto Selesai Diperiksa KPK, Ini yang Disampaikannya
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Setya Novanto 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - ‎Ketua DPR, Setya Novanto, Jumat ( 14/7/2017) sore selesai diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi untuk tersangka Andi Agustinus (AA) alias Andi Narogong di kasus korupsi e-KTP.

Ditemui usai pemeriksaan, Setya Novanto yang menggunakan batik lengan panjang enggan memberikan keterangan rinci pada awak media yang sedari pagi menunggu pemeriksaannya.

"Keterangan saya sama seperti pemeriksaan yang sebelumnya," kata Setya Novanto sambil berjalan kaki dari lobi KPK ke mobilnya.

 Lebih lanjut ditanya soal kebenaran sejumlah pertemuan, Setya Novanto membantah. "Tidak ada," ujarnya.

‎Diketahui pemanggilan ini merupakan penjadwalan ulang di mana pada Jumat (7/7/2017) lalu Setya Novanto tidak bisa hadir memenuhi panggilan.

Baca: Persediaan Blanko e-KTP Sisa 200 Keping, Disdukcapil Optimis Dapat 4.000 Keping Lagi

Baca: VIDEO – Petugas Gabungan Periksa KTP 1.850 Pendatang Yang Masuk Kota Balikpapan

Dalam kasus yang sama, Setya Novanto sudah dua kali diperiksa KPK yaitu pada 13 Desember 2016 dan 10 Januari 2017.

Pemeriksaan terdahulu dilakukan untuk melengkapi berkas dua orang tersangka yang kini menjadi terdakwa, Irman dan Sugiharto.

Setya Novanto dimintai keterangan karena saat proyek e-KTP berlangsung 2011-2012, dirinya menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR dan Bendahara Umum Partai Golkar.

Termasuk Serya Novanto disebut-sebut bersama Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum sebagai pengen‎dali proyek e-KTP.

Selain memeriksa Setya Novanto, penyidik juga mengagendakan pemeriksaan pada Made Oka Masagung‎ (swasta), Irvanto Hendra Pambudi Cahayo (swasta) dan Muda Ikhsan Harahap (swasta). (Theresia Felisiani)

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved