Tasyakuran Harlah Ke-19, PKB Kaltim Sosialisasikan Slogan Baru Partai

Selain tasyakuran harlah PKB, sekaligus menyosialisasikan komitmen dan slogan baru partai berlambang bola dunia.

Tasyakuran Harlah Ke-19, PKB Kaltim Sosialisasikan Slogan Baru Partai
TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO
Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin menghadiri Tasyakuran Harlah PKB ke-19 di Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perayaan hari lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa ke-19 tahun mengundang kyai, pengurus Nahdlatul Ulama dan PC NU Samarinda dan para kyai se-Kaltim.

Tokoh-tokoh‎ dan termasuk kandidat bakal calon gubernur Kaltim periode 2018-2023.

Selain syukuran harlah PKB, sekaligus menyosialisasikan komitmen dan slogan baru partai yang digelar di sekretariat PKB Kaltim, Jalan Juanda, Samarinda.

Selain tasyakuran harlah PKB, sekaligus menyosialisasikan komitmen dan slogan baru partai berlambang bola dunia.

Tasyakuran Harlah PKB Kaltim, digelar di sekretariat PKB Kaltim, Jalan Juanda, Samarinda.

‎"‎Slogan baru partai kita adalah PKB membela rakyat. Syukuran kita jadwalkan 29 atau 30 Juli minggu depan. Kita undang tokoh-tokoh dan kandidat cagub Kaltim. Semua kader PKB di perintahkan oleh Ketum (Muhaimin Iskandar/Cak Imin) hadir dan mewakafkan diri untuk menjaga keutuhan bangsa," kata Syafruddin, kepada Tribun, di Samarinda, Minggu (23/7/2017).

Kehadiran PKB sebagai partai politik, bukan sekadar organisasi sebagai alat untuk terjun ke dunia politik. Tetapi, lanjut dia, punya tanggung jawab kepada konstituen dan rakyat Indonesia.

"Kita berharap PKB Kaltim, diusianya ke 19 tahun, diibaratkan sudah mengijak masa remaja. Sumbangsih dan keberadaannya bisa dapat dirasakan dan ada benefit ke masyarakat/rakyat. Karena tujuan dasarnya untuk kepentingan rakyat,"ungkapnya.

‎Pesan dalam perayaan Harlah PKB ke 19, kata dia, mengevaluasi apa yang telah dipersembahkan untuk rakyat.

"PKB berkomitmen akan berjuang bersama petani dan nelayan untuk mewujudkan swasembada pangan di Indonesia dan Kaltim," papar anggota DPRD Kaltim.

Menurut dia, yang tidak kalah penting adalah menjaga keutuhan bangsa dan kesatuan NKRI.

"Ketum (cak Imin) memerintahkan kepada segenap pengurus dan kader PKB, melakukan jihad kebangsaan dan kemanusiaan dalam konteks menjaga dan merawat perbedaan dalam bingkai NKRI. PKB siap menghadapi siapapun yang mencoba mengganggu stabilitas NKRI," urai Syafruddin menyampaikan pesan Ketum DPP PKB. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved