Panjang Runway Bandara Kalimarau sudah Cukup, tapi Sayang Kurang Kuat, Ini Usulan Wabup

Meski tidak memiliki kewenangan mengelola bandara, namun Bandara Kalimarau masih menjadi aset Pemkab Berau.

Panjang Runway Bandara Kalimarau sudah Cukup, tapi Sayang Kurang  Kuat, Ini Usulan Wabup
tribunkaltim.co/geafry necolsen
Ilustrasi. Pesawat mendarat di Bandara Kalimarau, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TANJUNG REDEB TRIBUNKALTIM.CO - Pemkab Berau terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

Selain melakukan promosi besar-besaran, juga melakukan lobi-lobi dengan sejumlah maskapai penerbangan untuk membuka rute penerbangan dari luar negeri dan sebaliknya.

Belum lama ini pesawat Sriwijaya jenis Boeing Next Generation membawa ratusan turis dari Guangzhao, China.

Sayangnya, pesawat tersebut harus mendarat di Bandara Juwata, Tarakan lantaran landasan pacu Bandara Kalimarau tidak mampu menahan beban pesawat generasi terbaru tersebut.

Baca: Efisiensi Distribusi Avtur ke Bandara Kalimarau, Jobber Berau Buka Penyaluran Perdana

Baca: Ini Ide Kreatif Bandara Kalimarau untuk Atasi Krisis Listrik

Meski tidak memiliki kewenangan mengelola bandara, namun Bandara Kalimarau masih menjadi aset Pemkab Berau.

Selagai masih menajdi aset pemerintah daerah, Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo mengusulkan agar pengelola Bandara Kalimarau memperkuat landasan pacu.

“Bandara kita itu kan didesain menjadi bandara internasional, fasilitasnya juga sudah ada. Tinggal landasan pacunya yang harus diperkuat.

Menjadi bandara internasional, konsekuensinya harus bisa didarati pesawat-pesawat besar,” kata Agus kepada Tribunkaltim.co, Selasa (25/7/2017) pukul 12.00 wita tadi.

“Panjangnya mencukupi, tapi kekuatannya kurang. Mereka baru menyadari saat ada pesawat Sriwijaya dari Guangzhao, China.

Landasan pacu kita ternyata tidak bisa didarati pesawat Boeing Next Generation.

Karena itu saya sampaikan, supaya landasan pacu diperkuat lagi, supaya kita bisa menerima turis dari luar negeri dan salah satu syarat menjadi bandara internasional kan memang bisa didarati pesawat dari luar negeri,” tandasnya. (*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved