Pesta Erau

Bule Amrik di Pesta Erau Suka Makan Nasi Uduk

Delapan delegasi mancanegara yang memeriahkan Erau tahun ini ikut pula makan sambil lesehan.

Bule Amrik di Pesta Erau Suka Makan Nasi Uduk
TRIBUN KALTIM
Suasana beseprah (makan bersama) di Pesta Erau yang berlangsung di Tenggarong Kutai Kartanegara, Rabu (26/7) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Ribuan warga Tenggarong ikut acara beseprah sebagai rangkaian kegiatan perhelatan Pesta Adat Erau di depan Kedaton Kutai, Jalan Monumen Timur, Tenggarong, Rabu (26/7) sejak pukul 08.00.

Masyarakat menikmati semua hidangan hingga ludes dalam waktu hanya 10 menit seiring dibunyikan kentongan oleh Bupati Kukar Rita Widyasari dan Putra Mahkota Kesultanan Kutai Haji Aji Pangeran Adipati Prabu Anum Surya Adiningrat.

Delapan delegasi mancanegara yang memeriahkan Erau tahun ini ikut pula makan sambil lesehan. Rita mengatakan acara beseprah sudah masuk tahun ketujuh.

"Acara beseprah merupakan komitmen pemerintah dalam melestarikan tradisi. Beseprah menjadi simbol ungkapan kedekatan Sultan dan rakyatnya, pimpinan dan masyarakatnya," ujar Rita. Lewat beseprah, lanjutnya, antara kesultanan, pemerintah dan masyarakat saling berbagi, menyayangi dan menjalin keakraban.

"Ide beseprah sendiri datang dari Sultan. Karena Sultan dulu sering beseprah ke tiap kecamatan yang dikunjunginya," kata Rita.

Pada beseprah tahun ini, Rita mengusung tema makanan tradisional Kutai. Beseprah kali ini melibatkan kelompok Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar, perbankan dan kelompok masyarakat. "Saya minta semua kalangan untuk menyajikan hidangan khas Kutai dan semuanya halal," tuturnya.

Baca JuSejumlah delegasi mancanegara dan tamu asing ikut menyicipi kue tradisional khas Kutai. Kendati makanan yang tersaji masih terasa asing di lidah, sejumlah delegasi dari luar negeri tetap menyicipinya meskipun ada yang tak sampai habis. Bahkan, ada pula yang tidak menyentuhnya sama sekali.

Sarah Bushey asal Amerika datang langsung ke Tenggarong untuk menyaksikan langsung acara beseprah. "Saya suka nasi uduk," ujar dosen Bahasa Inggris di perguruan tinggi Samarinda ini. Ia juga menikmati kenyamanan dan keramahan dari masyarakat Tenggarong. "Ini sarapan bareng yang menyenangkan," tuturnya. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: M Abduh Kuddu
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved