Properti

Pemerintah Turunkan Target Sejuta Rumah, Ini Sebabnya

Pemerintah merevisi jumlah target Program Nasional Pembangunan Sejuta Rumah.

Pemerintah Turunkan Target Sejuta Rumah, Ini Sebabnya
Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Kondisi lingkungan Villa Kencana Cikarang 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Pemerintah merevisi jumlah target Program Nasional Pembangunan Sejuta Rumah.

Menurut Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti, jumlah yang diturunkan saat ini lebih realistis.

"Tahun ini target 279.000 unit. Angka penyesuaian itu keluar setelah kami melakukan pemetaan di provinsi-provinsi," ujar Lana usai rapat kerja di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/7/2017).

Lana menuturkan, dalam pemetaan tersebut kementerian melihat kesanggupan pengembang dalam measok rumah.

Baca: Bagi yang Mau Beli Rumah, Siap-siap Bunga KPR 5 Persen Bakal Diluncurkan

Ketika pemetaan tersebut, para pengembang mengaku kepada Lana, kerap menemui kesulitan dalam membangun rumah karena rumitnya perizinan. Selain itu, kebutuhan pasar di daerah juga masih minim.

Dengan pertimbangan tersebut, angka total pembangunan Program Nasional Sejuta Rumah diturunkan dari sebelumnya 345.000 unit.

"Boleh dibilang kami salah prediksi kalau sekadar menaikkan angka dari tahun lalu. Jadi perhitungan saat ini sudah realistis. Dulu terlalu optimistis," kata Lana.

Dia menambahkan, Program Pembangunan Nasional Sejuta Rumah tidak hanya persoalan pasokan, namun juga ada permintaan di dalamnya.

Baca: Begini Kata Jokowi, Rini, dan Rizal Tanggapi Kondisi Rumah Murah Seharga Rp 135 Juta

Selama ini, menurut Lana, pemerintah lebih fokus menangani pasokan. Oleh sebab itu, saat ini pemerintah juga mulai memikirkan pembiayaan perumahan untuk membantu dari sisi permintaan.

"Bagaimana rumah yang sudah dibangun pengembang dan Perumnas dapat diakses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Jadi jangan double penghitungan," pungkas Lana. (Kompas.com/Arimbi Ramadhiani)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved