Teroris Maute Tinggalkan Bom IED
Teroris Maute Tinggalkan Bom IED di Bangunan Rumah Penduduk di Marawi
Ratusan rumah di Kota Marawi hingga kini belum disterilkan pasukan militer Filipina dari bom sejenis IED yang ditanam teroris Maute di kota itu.
TRIBUNKALTIM.CO,MARAWI - Ratusan rumah di Kota Marawi, hingga saat ini belum disterilkan oleh pasukan militer Filipina. Aksi pembersihan tersebut dilakukan setelah kelompok teroris Maute menanam alat peledak di berbagai tempat di kawasan itu, termasuk di rumah-rumah warga.
Berdasarkan informasi yang dilansir laman GMA Network, Rabu (26/7/2017), pada akhir pekan lalu, angkatan bersenjata Filipina menemukan sebuah bom yang disimpan di dalam bangunan di kota itu.
Disebutkan, awalnya para prajurit pertama kali melihat sebuah kawat yang menjuntai keluar dari barang yang ditempatkan di sebuah sudut. Sekilas, pasukan militer tersebut telah menduga bahwa barang itu sebuah IED.
IED adalah improvised explosive device, yakni bom yang dibuat dan ditempatkan secara berbeda dari peledak militer konvensional. Bom semacam ini bisa dibuat dari bahan peledak militer konvensional, seperti material artileri yang dilekatkan pada mekanisme peledakan.
IED biasanya digunakan sebagai bom pinggir jalan. Saat menemukan benda itu, para tentara segera melepaskan IED, dan membawanya keluar dari gedung dan kemudian diledakkan. "Ini sangat berbahaya," kata Letnan Kolonel Emmanuel Garcia dari Satuan Tugas Bersama Operasi Ranao.
Data Joint Task Force Marawi menunjukkan sebagian besar korban luka-luka, dan bahkan kematian yang terjadi selama konflik bersenjata di Marawi disebabkan IED. Hingga kini, sekitar 600 bangunan belum dibersihkan di daerah pertempuran utama. "Mereka juga menggunakan bensin dan juga LPG," ujar Brigadir Jenderal Ramiro Rey dari Satuan Tugas Bersama Operasi Ranao.
(Glori K. Wadrianto)
Berita ini telah diterbitkan Kompas.com dengan judul "Teroris Maute Tinggalkan Bom IED di Bangunan-bangunan di Marawi"
