Berita Pemkab PPU

Buen Festival Sudah jadi Kebanggaan Masyarakat PPU

Buen Festival yang akan digelar 4-6 Agustus mendatang, merupakan salah satu acara besar masyarakat Desa Bangun Mulya

Buen Festival Sudah jadi Kebanggaan Masyarakat PPU
Istimewa
Kepala Dusbudpar Tita Deritayati saat menghadiri pertemuan membahas persiapan Buen Festival di Desa Bangun Mulya, Waru 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan rapat koordinasi dan teknis pelaksanaan bersama panitia Buen Festival, di Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Selasa (25/7).

Dalam rapat ini juga dihadiri para tokoh masyarakat dan tokoh adat dan adat. Ketua Panitia Buen Festival Gunawan menjelaskan, persiapan terus dilakukan dan dikoordinasikan secara langsung, baik jajaran panitia, unsur pendukung dan seluruh elemen masyarakat. Apalagi Buen Festival yang akan digelar 4-6 Agustus mendatang, merupakan salah satu acara besar masyarakat Desa Bangun Mulya yang mengedepankan nilai-nilai gotong royong, serta ingin mengangkat nilai-nilai budaya lokal dengan keragaman adat suku dan budaya.

Ia mengatakan, rapat koordinasi bersama seluruh elemen ini dapat semakin kompak seluruh elemen masyarakat. Gunawan mengatakan, persiapan di lapangan juga terus dilakukan termasuk menjelangwaktu pelaksanaan.

“Kami juga harapakan partisipasi seluruh elemen masyarakat baik secara moril maupun materil, sehingga festival ini bisa terus dilaksanakan dan menjadikan sebagai ikon daerah, melalui pagelaran seni budaya dalam nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat PPU,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disbupdar PPU, Tita Deritayati mengatakan, mendukung penuh kegiatan masyarakat Festival Buen apalagi dolakukan dengan cara bersama- sama serta bergotong royong dalam pelaksanaan festival ini.

Menurutnya, kegiatan ini sangat bernilai positif dan harus terus dilaksanakan meski dalam keterbatasan anggaran. Namun hal tersebut bukan menjadi suatu penghalang apalagi Buen Festival ini lebih mengedepankan nilai gotong royong secara bersama-sama, baik antar masyarakat maupun suku, adat serta budaya.

Tita menjelaskan, Buen Festival ini merupakan salah satu cara untuk mempromosikan seni dan budaya daerah, apalagi bisa menjadi potensi untuk wisata sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Buen Festival ini identik dengan PPU sehingga ini bagian dari suatu keharusan yang harus tetap dilestarikan, karena kebudayan dan adat istiadat yang dimiliki tidak kalah dengan kebudayan lain seperti Erau di Kukar sehingga harus diberi dukungan,” harapnya. (advertorial/humas13)

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved