Breaking News:

Seleb

Gara-gara Hukumannya Saipul Jamil Curhat: Kapan Saya Bisa Kawin Lagi?

Saipul yang dituntut pidana penjara empat tahun kasus memberikan suap kepada hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, tidak ingin menjalani terpisah

capture video
Terdakwa pedangdut Saipul Jamil dituntut pidana penjara 4 tahun dan denda Rp 100 juta subsidair enam bulan kurungan. Saipul Jamil dinilai terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan korupsi secara bersama-sama memberikan hadiah atau uang kepada hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO - Terdakwa pedangdut Saipul Jamil mengungkapkan kegundahannya jelang sidang putusan terhadap dirinya. Usai membacakan nota pembelaan pribadi atau pledoi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (26/7/2017), Saipul mengomentari masa depannya.

Saipul Jamil yang juga berstatus terpidana lima tahun ingin agar dia nanti menjalani pidana kedua secara bersamaan. Saipul yang dituntut pidana penjara empat tahun kasus memberikan suap kepada hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, tidak ingin menjalani terpisah.

Baca: Kekecewaan Saipul Jamil Dituntut 4 Tahun, Saya kan Bukan Koruptor, Nggak Fair

"Apalagi saya umur makin bertambah, otomatis ini berpengaruh juga terhadap keuangan pribadi saya. Saya daripada di dalam penjara juga, menanggung beban negara, mendingan saya diberikan hukuman seringan-ringannya. sebagai efek jera, tapi kami bisa berkarya mencari yang lagi, dan bisa memperkaya negara, artinya membayar pajak," kata Saipul Jamil.

Saipul Jamil atas saran kuasa hukumnya, Tito Hananta Kusuma, akan mengajukan judicial review atau uji materi Pasal 272 KUHAP ke Mahkamah Konstitusi.

Pasal 272, berbunyi 'jika terpidana dipidana penjara atau kurungan dan kemudian dijatuhi pidana yang sejenis sebelum ia menjalani pidana yang dijatuhkan terdahulu, maka pidana itu dijalankan berturut- turut dimulai dengan pidana yang dijatuhkan lebih dahulu.

Saipul Jamil menilai pasal tersebut bertentangan dengan Hak Asasi Manusia karena menjalankan hukuman secara berkesinambungan atau menjalani pidana kedua usai selesai menjalani pidana yang pertama.

"Apalagi saya belum berumah tangga. Ini juga sangat bertentangan dengan hak asasi manusia. Kapan saya berkawin gitu kan? saya kapan menikah. Di luar sana banyak teman-teman warga binaan yang hukumannya berlapis-lapis. Kasihan juga ya kan. Masak mau mau mati di penjara," kata suami artis Dewi Perssik itu.

Pria yang akrab disapa Ipul tersebut sebelumnya dituntut pidana penjara 4 tahun dan denda Rp 100 juta subsidair enam bulan kurungan. Saipul Jamil dinilai terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan korupsi secara bersama-sama memberikan hadiah atau uang kepada hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Saipul Jamil adalah didakwa bersama-sama dengan Kasman alias Kasman Sangaji, Berthanatalia Ruruk Kariman dan Samsul Hidayatullah telah melakukan atau turut serta memberi atau menjanjian sesuatu yakni uang Rp 250 juta kepada Ifa Sudewi.

Baca: Saipul Jamil : Jaksa Memeras Minta Rp1 Miliar

Ifa Sudewi adalah hakim ketua majelis yang menyidangkan dan mengadili perkara atas nama Saipul Jamil di Pengadilan Negeri Jakarta Utara melalui Rohadi.

Sebelumnya, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara sebelumnya memvonis Saipul tiga tahun penjara. Pada tingkat banding yang diajukan jaksa penuntut umum, hukuman terebut diperberat menjadi lima tahun penjara. Saipul tetap terbukti melanggar Pasal 292 KUHP tentang perbuatan cabul. (*)

Berita Ini Sudah Dipublikasikan di Tribunnews.com dengan judul: Saipul Jamil Curhat: Kapan Saya Bisa Kawin Lagi Kalau 2 Kali Jalani Hukuman Secara Terpisah?

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved