Salma Sedih Gagal Berangkat Haji, Ternyata Ini Penyebabnya

Ia tak bisa menunaikan haji bersama 30 orang keluarganya yang tergabung dalam kloter 2.

Salma Sedih Gagal Berangkat Haji, Ternyata Ini Penyebabnya
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Jemaah haji Bulungan diberangkatkan dari Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor, Kalimantan Utara menuju Embarkasi Balikpapan, Kalimantan Timur saat musim haji tahun 2016 lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Salmawati (33), jamaah haji asal Loa Janan, Kabupaten Kukar mengaku sedih tak jadi berangkat haji tahun ini karena dirinya sedang mengandung anak kelimanya yang baru berusia 7 minggu.

Ia tak bisa menunaikan haji bersama 30 orang keluarganya yang tergabung dalam kloter 2.

"Istri saya ini sehat kok, meskipun sedang hamil. Insha Allah kuat menjalankan ibadah haji, apalagi didampingi orangtua dan sepupunya. Aturan sekarang jamaah haji yang hamil tak bisa berangkat ke Tanah Suci, padahal dulu bisa," ujar Muhammad, suami Salmawati, Jumat (28/7).

Muhammad sendiri tidak ikut mendaftar haji kala istri dan keluarganya mendaftar pada 2010 silam. Namun dia berniat untuk mendaftar haji. Atas batalnya berangkat haji ke Tanah Suci, Salma tak jadi menggelar acara selamatan di rumahnya.

"Padahal, kami sekeluarga mau istri kami tetap berangkat meskipun dalam kondisi hamil. Kami siap menanggung risikonya. Ini kan ibadah, saya yakin Allah akan memberikan perlindungan buat calon bayi kami. Kalau istri saya mampu kenapa harus dihalangi," tuturnya.

Muhammad memiliki kekhawatiran jika istrinya berangkat tahun depan malah tidak seleluasa sekarang.

"Kalau bayi dalam perut istri saya ini lahir selamat, tahun depan bayi kami ini masih sangat kecil dan sangat bergantung sama ibunya, malah susah untuk ditinggal," ujarnya. Belum lagi, istrinya harus berangkat sendirian pada musim haji tahun depan tanpa diiringi keluarganya.

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: M Abduh Kuddu
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved