Ibadah Haji

Desi Ratnasari Berjualan Kue Basah di Pasar agar Bisa Berangkat Haji

Perjuangan Desi mengumpulkan dana berangkat haji menyimpan cerita tersendiri. Sejak kecil Desi memang gemar menabung dan membantu orangtuanya.

Desi Ratnasari Berjualan Kue Basah di Pasar agar Bisa Berangkat Haji
TRIBUN KALTIM/NALENDRO PRIAMBODO
Suasana pelepasan 450 jemaah haji kloter pertama di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Centre ( BIC), Jumat (28/7/207). Dalam kesempatan itu, Walikota Balikpapan, Rizal Effendi mengingatkan agar jemaah saling menjaga dan tidak terlepas dari rombongan, juga selalu ingat bendera rombongan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kelompok Terbang (Kloter) pertama pemberangkatan 450 jemaah calon haji asal Balikpapan diwarnai keharuan.

Ratusan orang saling berpelukan berbagi tangis melepas keberangkatan sanak familinya ke Tanah Suci selama 41 hari.

Tidak demikian dengan Desi Ratnasari. Hampir sepanjang acara pelepasan haji wajahnya justru sumringah.

Perempuan 24 tahun ini tak bisa menutupi kebahagiaannya usai mewakili jemaah haji termuda asal Kaltim musim haji 1423H/2017.

Perjuangan Desi mengumpulkan dana berangkat haji menyimpan cerita tersendiri.

Sejak kecil Desi memang gemar menabung dan membantu orangtuanya.

Baca: Wali Kota Minta Jemaah Haji Jaga Kesehatan dan Jangan Tersesat

Sedikit demi sedikit uang hasil berjualan kue basah di Pasar Baru, Balikpapan dikumpulkan. Ia mengaku tak sungkan membantu ibunya berjualan di pasar.

Tekadnya sudah bulat, membantu menunaikan cita-cita ibunya berangkat haji, tak lama setelah berpisah dengan ayahnya.

Rezeki tak kemana, sang ibu rupanya tak tega meninggalkan anak semata wayang yang sudah berbakti pada orangtua ikut berhaji bersama.

Halaman
12
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved