Properti

Laris, Rumah Murah Jokowi dengan DP 1 Persen, Banyak Peminat Masuk Daftar Tunggu

Saat ini, tercatat 1.000 pembeli berstatus menunggu atau waiting list untuk mendapatkan rumah yang diresmikan Presiden Joko Widodo.

Laris, Rumah Murah Jokowi dengan DP 1 Persen, Banyak Peminat Masuk Daftar Tunggu
ISTIMEWA
Ilustrasi Rumah Murah 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Meski telah habis terjual, peminat perumahan Villa Kencana Cikarang di Bekasi, Jawa Barat, masih sangat banyak.

Saat ini, tercatat 1.000 pembeli berstatus menunggu atau waiting list untuk mendapatkan rumah yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada awal Mei lalu itu.

Managing Director PT Sri Pertiwi Sejati Group (SPS Group), Asmat Amin mengatakan, tingginya permintaan masyarakat terhadap hunian tersebut karena faktor Jokowi.

Baca: Pengembang Rumah Murah Mengeluh, Jawaban Presiden Jokowi: Kalau Mau Untung Banyak Jangan Bangun Ini

"Kelebihan rumah ini karena diresmikan Jokowi, jadi terekspos media. Selain itu, karena ini rumah subsidi dengan harga terjangkau tapi fasilitas kelas real estate, " kata Asmat kepada KompasProperti, Jumat (28/7/2017).

Dari 8.749 unit rumah yang akan dibangun, terdapat 2.600 unit yang sedang menunggu proses akad Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Baca: Asyik Banget Nih, Kota Ini Menyediakan Angkutan Pariwisata Gratis untuk Wisatawan, Yuk Liburan

Hal itu disebabkan dua hal, yakni proses pembangunan yang belum selesai dan BI Checking yang sedang dilaksanakan.

"Yang 1.800 unit dalam proses pembangunan, sisanya sudah jadi," kata dia.

Menurut Asmat, jika nantinya ada pembeli yang gagal saat proses BI Checking, maka mereka yang telah berada dalam daftar tunggu berkesempatan mendapatkan rumah tersebut.

Baca: Kunjungi Lokasi Rumah Murah, Saat Cuaca Panas Terik, Jokowi Pilih Tetap Kenakan Jaket Warna Terang

Untuk diketahui, harga jual per unit rumah di Villa Kencana Cikarang dibanderol Rp 141 juta. Rumah tersebut dapat dicicil sekitar Rp 800.000/bulan.

Untuk akses KPR dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), masyarakat mendapat bunga acuan 5 persen dengan masa tenor hingga 20 tahun. (Kompas.com/Dani Prabowo)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved