Breaking News:

Baru Saja Tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Rabasia tak Berkutik Diciduk Aparat

barang bukti kejahatan berupa sebungkus plastik ukuran besar yang diduga berisi sabu

Editor: Mathias Masan Ola
tribunkaltim.co/niko ruru
Ilustrasi. Seorang buruh usai mengangkut barang penumpang ke atas kapal di Pelabuhan Tunon Taka, Kecamatan Nunukan. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Meskipun telah mengemas dengan rapi narkotika golongan 1 jenis sabu yang dibawanya, Rabasia alias Sia (46) tak berkutik saat diciduk aparat ketika baru saja tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Kecamatan Nunukan.

Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi mengatakan, Rabasia diamankan petugas Bea dan Cukai berikut barang bukti kejahatan berupa sebungkus plastik ukuran besar yang diduga berisi sabu dengan berat bruto 50,88 gram. "Serta dua buah ember berwarna hitam," ujarnya, Minggu (30/7).

Saat ini, kata Kapolres, kasus tersebut telah diserahkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Nunukan.

Dia menjelaskan, pengungkapan kasus itu berawal saat Sabtu (29/7) lalu, Rabasia yang tinggal di Jalan Bonto Masugi, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan sedang menjalani pemeriksaan di Pos Bea dan Cukai Tunon Taka, Kecamatan Nunukan.

"Setelah itu pada salah satu barang penumpang berupa karung terlihat sesuatu barang yang mencurigakan," ujarnya.

Petugas lalu memanggil pemilik barang. "Langsung dilakukan pembongkaran barang milik Rabasia itu," ujarnya.

Saat karung tersebut dibongkar, di dalamnya ditemukan ember berwarna hitam. Saat dibuka petugas, di dalam ember tersebut ditemukan sebungkus plastik transparan ukuran besar berisi sabu. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved