Bongkar Muat di Pelabuhan, Bobo Tertimpa Beras

Terdapat sekitar 600 ton beras di kapal tersebut untuk di pindahkan ke truk.

Bongkar Muat di Pelabuhan, Bobo Tertimpa Beras
Istimewa
Lokasi bongkar muat beras, tempat terjadinya kecelakaan kerja, yang mengakibatkan buruh pelabuhan serta operator kren kapal harus dilarikan ke rumah sakit, Senin (31/7/2017). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban jiwa, terjadi di pelabuhan Samarinda, jalan Yos Sudarso, sekitar pukul 10.00 Wita, Senin (31/7/2017).

Kecelakaan tersebut menimpa buruh angkut pelabuhan bernama Bobo (40) yang tengah melakukan aktivitas bongkar beras dari KM Tanjung Bunga Utama, ke truk pengangkut beras untuk didistribusikan ke padangan yang ada di Samarinda.

Terdapat sekitar 600 ton beras di kapal tersebut untuk di pindahkan ke truk.

Baca: Gondol Motor di Sumur Umum, Pelaku Ditangkap di Rumah Sakit

Dari informasi yang dihimpun, saat itu korban tengah memasukan beras ke jaring yang tergantung pada kren kapal.

Saat diangkat, beras terjatuh dan menimpa korban, yang mengakibatkan korban mengalami pendaharan, yang keluar dari mulut, serta terkilirnya beberapa bagian persendian korban dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Setelah kejadian itu, pekerjaan bongkar muat beras tetap dilanjutkan, yang mengakibatkan kembali terjadinya kecelakaan kerja di kapal dan lokasi yang sama.

Kali ini korbannya merupakan operator kren atas nama Alimuddin, yang terhantam tali sling kren.

"Setelah kejadian pertama, aktivitas bongkat tetap dilanjutkan, dan tidak lama kemudian, kren mengalami kerusakan, dan tali sling menghantam operatornya," tutur Kanit Reskrim Polsekta Kawasan Pelabuhan, Iptu Purwo Asmadi, Senin (31/7/2017).

Baca: Hati-hati, Beredar, Beras Pakai Sabun Pemutih, Ini Ciri-cirinya

Beruntung, kedua korban selamat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. "Kita masih tunggu korban pulih untuk dimintai keterangan, dan saat ini kita masih menghimpun saksi-saksi saat kejadian," tuturnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved