Perjalanan Mencari Bumi Lain yang Layak untuk Tinggal Manusia

Beberapa kali asteroid dikabarkan mendekat dengan bumi, kabar yang terbaru sebuah asteroid seukuran pesawat nyaris menabrak bumi pada tanggal 20 Juli.

NASA
Rancangan rumah Mars milik NASA 

TRIBUNKALTIM.CO -- Kemana kita semua akan tinggal jika bumi hancur?

Sebuah pertanyaan retoris mungkin, bahkan bagi sebagian orang akan buru-buru menjawab buat apa ambil pusing toh sebelum masa itu tiba kita semua sudah meninggal dunia.

Namun, bagaimana jika ternyata hal itu terjadi dalam waktu dekat?

Beberapa kali Asteroid dikabarkan mendekat dengan bumi, kabar yang terbaru sebuah asteroid seukuran pesawat nyaris menabrak bumi pada tanggal 20 Juli 2017. Untung saja tubrukan itu urung terjadi.

Lalu, amati bagaimana tempat tinggal kita yang mulai 'sakit'.

Pertanyaan mendasar inilah yang menggugah dan melahirkan pencarian-pencarian tempat yang layak bagi kehidupan di luar bumi, dan mencari bumi lain tentunya bukan perkara mudah.

Baca: Ini Bedanya antara Wanita dan Pria yang Ingin Selingkuh

Banyak kriteria yang harus dipenuhi agar sebuah tempat bisa disebut bumi baru bagi manusia.

Setidaknya, menurut Ferry M Simatupang, Dosen Program Studi Astronomi di Institut Teknologi Bandung, ada empat kriteria yang akan mendukung kehidupan.

Pertama, adanya keberadaan bintang pusat, di mana bintang tersebut akan memasok energi bagi kehidupan. Dalam konteks kehidupan kita, bintang tersebut adalah matahari. Kedua, tersedianya unsur berat yang akan membentuk planet berpenghuni.

Kemudian, ada waktu yang cukup untuk terjadinya evolusi menjadi mahluk hidup yang kompleks.

"Kita pakai perkiraan evolusi bumi yang membutuhkan waktu 4 miliar tahun dari mahluk bersel satu menjadi mahluk hidup kompleks," katanya dalam International SETI Conference #2 yang diadakan oleh Indonesia Space Science Society (ISSS) Sabtu, (29/7/2017).

Terakhir adalah lingkungan yang aman. Jika berada terlalu dekat dengan bintang-bintang lain, ada potensi terjadinya supernova.

Ledakan bintang inilah yang akan memicu gelombang dan akan melepaskan sinar kosmik, sinar gamma, dan sinar X yang akan membahayakan kehidupan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved