BORNEO FC

Di Hari Ulang Tahun, Diego Justru Jadi Tersangka Kasus Pemukulan

Tepat di usianya yang baru 27 tahun, Diego Michiels mendapat kado terburuk.sebagai tersangka kasus penganiayaan, Selasa (8/8).

Di Hari Ulang Tahun, Diego Justru Jadi Tersangka Kasus Pemukulan
Instagram/@diegomichiels24
Diego Michiels 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemain Borneo FC, Diego Michiels tak dapat merayakan ulang tahunnya dengan indah. Pasalnya, tepat di usianya yang baru 27 tahun, Diego mendapat kado terburuk. Polisi resmi menetapkan pemain kelahiran Deventer, Belanda, 27 tahun silam itu, sebagai tersangka kasus penganiayaan, Selasa (8/8).

Diego menjadi tersangka atas kasus pemukulan terhadap seorang pengunjung bar Eastern Promise, Jakarta Selatan, Mei lalu.

Pemain bernomor punggung 24 ini dikenlan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan terancam hukuman dua tahun penjara. Saat ini Diego berada di Jakarta untuk memenuhi panggilan polisi.

Manager Borneo FC, Farid Abubakar turut prihatin atas kasus yang menimpa pemainnya. Farid berharap asus Diego bisa terselesaikan dengan damai. Sebab ia menilai, Diego tidak bersalah berdasarkan rekaman CCTV.

"Kalau dilihat dari CCTV, sebenarnya tidak bersalah Diego itu. Semoga bisa berdamai. Dia sudah di Jakarta sekarang, kita menunggu hasil dari mereka, paling tidak 2-3 hari ke depan sudah ada perkembangan," ujar Farid di Stadion Segiri, Samarinda.

Ini merupakan kesekian kalinya Diego tersangkut kasus hukum. Menurut Farid, pihaknya akan segera ber bicara dengan Diego dan memberikan sanksi khusus. Namun pihaknya enggan melepas Diego, lantaran masih percaya dengan kualitas eks pemain timnas U 23 itu.

"Tentu ada sanksi dari klub. Kita selalu bicarakan ke Diego untuk mengubah sikapnya. Dan mungkin ada sanksi khusus yang bisa membuat dia jera," ungkapnya.

Farid mengakui, kasus yang dialami Diego turut mengganggu persiapan timnya di Liga 1. Borneo FC harus kehilangan pemain andalanya itu dalam sisa laga Liga 1 putaran Kedua. Padahal peran Diego sangat penting utnuk menyatu dengan strategi Ricky Nelson.

"Untuk sementara ya terganggu habis ini lawan PS TNI. Kami juga masih menunggu surat dari PSSI terkait sanksi Diego akibat kartu merah lawan Arema FC. Karena belum ada surat masuk, jadi kita beranggapan dia main lawan TNI," tuturnya.

Sementara itu caretaker Ricky Nelson enggan menanggapi terlalu jauh soal kasus yang mnimpa Diego. "Diego tahu yg baik dan baik sudah dewasa. Kalau di luar kita bukan orangtua dia. Ini yang salah, kalau dia melakukan lagi ya dia harus profesional, bertanggungjawab," ucap Ricky. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved