Jokowi Yakin Akan ada Perubahan Peta Politik dan Ekonomi, Ini yang Harus Diwaspadai

Pergeseran tersebut, kata Presiden Jokowi, adalah perubahan yang perlu diwaspadai.

Jokowi Yakin Akan ada Perubahan Peta Politik dan Ekonomi, Ini yang Harus Diwaspadai
AFP PHOTO / ANTHONY WALLACE
Presiden Joko Widodo berbicara saat menemui tenaga kerja Indonesia (TKI) di Asia World Expo Ground, Hongkong, Minggu (30/4/2017). Presiden menggelar kunjungan kerja di Hongkong pada 30 April hingga 1 Mei dalam rangka meningkatkan kerja sama ekonomi antar-kedua negara. 

TRIBUNKALTIM.CO - Disela-sela acara peresmian pembukaan Pasanggiri Nasional serta Kejurnas Tingkat Remaja Perguruan Persinas ASAD, Presiden Joko Widodo mengatakan akan ada perubahan peta politik dan ekonomi.

"Saya perkirakan dalam lima, sepuluh tahun yang akan datang akan ada sebuah lansekap politik dan lanasekap ekonomi yang berubah," ucap Jokowi disela peresmian yang digelar di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, Selasa (8/8/2017).

Menurut Jokowi, perubahan peta politik dan ekonomi tersebut merupakan dampak dari era digitalisasi.

 "Terutama anak-anak muda kita, remaja-remaja kita. Banyak yang nantinya sudah tidak baca koran, lihat TV lagi, semuanya hanya pegang satu benda yang namanya smartphone, handphone, gadget, gawai," ucap Jokowi.

Menurut Jokowi, semua informasi bisa dengan cepat diserap hanya melalui gawai.

Sehingga, lanjut Jokowi, lambat laun media konvensional seperti surat kabar, televisi dan lainnya akan tenggelam.

"Mau lihat TV di situ (gawai). Lihat Netflix, video. Mau lihat berita, bukan baca koran tapi lihat berita online di situ," kata Jokowi.

Pergeseran tersebut, kata Jokowi, adalah perubahan yang perlu diwaspadai.

Jangan sampai generasi muda dengan mudah diintervensi oleh peradaban barat yang dapat menggerus karakter budaya Indonesia.

"Budi pekerti, budi luhur kita, kesopanan kita, kesantunan kita inilah kekuatan negara kita Indonesia, nilai Keislaman, Keindonesiaan kita yang ini dikagumi negara lain," kata Jokowi. (Tribunnews.com)

Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved