Auto 2000 Andalkan Fortuner Baru untuk Dongkrak Penjualan Toyota

PT Toyota Astra Motor (TAM) merilis dua produk baru, yakni Fortuner TRD dan Voxy. Dua produk terbaru ini diperkenalkan bersama C-HR, produk hybrid

Auto 2000 Andalkan Fortuner Baru untuk Dongkrak Penjualan Toyota
TRIBUN KALTIM/RAFAN A DWINANTO
Fortuner TRD (tengah) dan Voxy (hitam), dua produk baru Toyota yang diperkirakan laris manis di Kalimantan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - PT Toyota Astra Motor (TAM) merilis dua produk baru, yakni Fortuner TRD dan Voxy. Dua produk terbaru ini diperkenalkan bersama C-HR, produk hybrid milik PT TAM, di ajang Gaikindo Indonesian Internasional Auto Show (GIIAS) 2017 di Jakarta.

Operation Manager Kalimantan-Bali, Auto 2000, Biyouzmal mengandalkan Fortuner TRD untuk mendongkrak angka penjualan di Kalimantan. Selain sesuai dengan kondisi geografis di Kalimantan, Biyouzmal yakin, tampilan baru membuat Fortuner lebih diminati masyarakat.

"Ada perubahan eksterior dan interior. Rem belakang sudah disc break. Kemudian ada penambahan body kit di beberapa bagian sehingga terlihat lebih sporty," kata Biyouzmal.

Penjualan Fortuner semester pertama untuk wilayah Kalimantan pun diakui Biyouzmal, mengalami peningkatan. Dari enam cabang Auto 2000, yang ada di Kalimantan, berhasil memasarkan Fortuner rata-rata 40 unit per bulan. "Dengan Fortuner yang baru ini, kita prediksi rata-rata penjualan meningkat menjadi 50-60 unit per bulan," katanya lagi.

Berbeda dengan Fortuner, Biyouzmal belum bisa memerkirakan pasar Voxy di Kalimantan. Pasalnya, kondisi jalan di Kalimantan lebih mengutamakan varian dengan ground clearance, cukup tinggi.

Meski demikian, Voxy, menurut Biyouzmal, bisa memenuhi pasar medium up, akan kendaraan berjenis multi purpose vehicle (MPV) di Kaltim. Terutama, kalangan yang ingin menikmati Toyota Alphard maupun Vellfire. Voxy sendiri, dijuluki sebagai Baby Vellfire.

"Yang mau Alphard atau Vellfire tapi kemahalan, sekarang ada Voxy. Di Kalimantan sendiri, penjualan Alphard cukup lumayan. Di Samarinda, rata-rata terjual dua unit per bulan. Begitu juga di Balikpapan," ungkapnya.

Secara umum, penjualan Toyota di Kalimantan masih didominasi Avanza dan Innova. Belakangan, kata Biyouzmal, penjualan Hilux terus terkerek seiring membaiknya industri batu bara. "Batu bara, kemudian pemerintahan, perkebunan dan industri migas mulai banyak yang minta Hilux," kata Biyouzmal.

Meningkatnya permintaan Hilux membuat Auto 2000 di Kalimantan menambah stok mobil double cabin, tersebut. "Kita tambah stoknya. Tambang besar seperti Adaro dan KPC mulai minta Hilux. Begitu juga kontraktor Pertamina juga minta Hilux dan Innova yang diesel. Karena menurut mereka dua tipe ini yang cocok," ungkap Biyouzmal.

Perekonomian Kaltim yang sempat terpuruk, imbas dari menurunnya harga batu bara, diakui Biyouzmal turut berdampak pada penjualan mobil di Kaltim. Auto 2000 juga turut mengalami penurunan penjualan dalam dua tahun terakhir. Beruntung, 2017 ini, kondisi perekonomian Kaltim berangsur membaik.

"Satu cabang tahun-tahun lalu itu jualannya 6 unit saja sudah susah. Tapi sekarang, sudah bisa di atas 10 unit," katanya.

Biyouzmal optimistis, penjualan pada2017 bakal semakin meningkat. Sekadar informasi, wilayah Kalimantan, Auto 2000 menargetkan penjualan 7.500 unit. Semester pertama, sudah terjual 3.800an unit. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved