Ibadah Haji

Duh, Tahun Lalu Kisruh di Filipina, Kini Puluhan Jamaah RI Diduga Pakai Kota Haji Sri Lanka

Menurutnya, sejak awal Kementerian Agama memberikan peringatan untuk tidak bermain-main pada kuota haji.

Duh, Tahun Lalu Kisruh di Filipina, Kini Puluhan Jamaah RI Diduga Pakai Kota Haji Sri Lanka
NET
Warga Negara Indonesia (WNI) jemaah calon haji yang menggunakan paspor Filipina ditahan Imigrasi di Bandara Internasional Manila tahun 2016. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kementerian Agama melalui Kepala Biro Humas dan Data Kementerian Agama Mastuki, belum bisa memastikan kebenaran adanya 40 jamaah haji asal Sulawesi Selatan yang diduga menggunakan kuota jemaah haji Sri Lanka.

"Coba saya (Mastuki) konfirmasi dulu, karena Kementerian Agama belum menerima informasi dari Kementerian Agama di Makassar, apakah benar mengambil kuota haji Sri Lanka, dan akan ditelusuri jika memang benar," kata Mastuki kepada Tribunnews.com, (12/8/2017).

Menurutnya, sejak awal Kementerian Agama memberikan peringatan untuk tidak bermain-main pada kuota haji.


"Karena ini kaitannya bukan sekadar pemindahan kuota haji namun sudah memasuki ranah pidana," kata Mastuki.

Sejauh ini informasi yang didapat Kementerian Agama, bukan mengambil kuota haji dari Negara lain.

"Ada travel yang tidak berizin resmi dari Kementerian Agama. Nanti Kementerian Agama cek nama travelnya apa?," kata Mastuki.

Ia mengungkapkan berkaca pada kasus sebelumnya, jika jamaah berangkat haji maupun umroh melalui biro haji dan umroh yang tidak berizin resmi Kementerian Agama, penyelesaian kasus berada di pihak travel dan jemaah.

"Jadi kalau memang bermasalah silahkan lapor ke polisi, menuntut ke ranah hukum," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, ada 40 calon jemaah haji asal Sulawesi Selatan yang diduga menggunakan kuota haji negara Sri Lanka.

Puluhan jemaah tersebut diketahui akan berangkat melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. (Tribunnews.com)

Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved