Ditargetkan Enam Bulan Rampung Pertamina Bangun Depot Canggih untuk BSB

DPPU di BSB dijadwalkan beroperasi pada bulan Februari 2018 atau, enam bulan setelah project kick off dilaksanakan.

Ditargetkan Enam Bulan Rampung Pertamina Bangun Depot Canggih untuk BSB
TRIBUN KALTIM / RAFAN DWINANTO
GM MOR VI Kalimantan, Pertamina, Yanuar Budi Hartanto bersama Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Temindung, Usdek Luthermand, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan DPPU untuk BSB 

SAMARINDA, TRIBUN -Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI, bakal membuka Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di Bandara Samarinda Baru (BSB). Selasa (15/8), GM MOR VI Kalimantan, Pertamina, Yanuar Budi Hartanto bersama Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Temindung, Usdek Luthermand, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan DPPU untuk BSB. Penandatanganan ini berlangsung di Hotel Harris, Samarinda.

Dalam sambutannya, Yanuar mengatakan akan membangun DPPU dengan standar internasional. Pembangunan DPPU ini dijadwalkan rampung dalam tempo enam bulan. "DPPU ini akan dilengkapi hydran dispenser, sehingga tidak perlu menggunakan mobil tangki untuk mengisi bahan bakar," kata Yanuar.

Pertamina, kata Yanuar, akan membangun DPPU berkapasitas 140 ribu liter, atau sebanyak enam tangki. Sekadar informasi, DPPU yang ada di Bandara Internasional Aji M Sulaiman, Sepinggan Balikpapan berkapasitas 1,5 juta liter.

"Kapasitas DPPU ini akan ditingkatkan terus. Karena kami yakin, BSB akan terus berkembang. Selain ibukota provinsi, Samarinda juga jadi pusat pertambangan. Selain itu, Kaltim juga masuk nominasi calon ibukota negara," ungkap Yanuar.

DPPU di BSB dijadwalkan beroperasi pada bulan Februari 2018 atau, enam bulan setelah project kick off dilaksanakan. Luas lahan yang diperlukan membangun DPPU tersebutt yakni 11.000 meter persegi, dan akan terus dikembangkan sesuai kebutuhan.

Diperkirakan, konsumsi avtur pada tahun pertama operasi mencapai 30 KL/hari dan pasokan avtur untuk DPPU Samarinda Baru Sungai Siring berasal dari TBBM Balikpapan.

Menurut Alicia Irzanova, Area Communication and Relation Kalimantan penandatanganan MoU antara Pertamina dengan UPBU Samarinda mengenai pelayanan depot pengisian bahan DPPU di BSB ini menguntungkan bagi kedua belah pihak. Hal ini dikarenakan Bandara Samarinda Baru (BSB) nantinya akan melayani banyak penerbangan setiap harinya dan penerbangan tersebut akan ditunjang dengan pasokan Avtur yang cukup dan dengan kualitas tinggi dari Pertamina. Alicia berharap bahwa kerjasama ini akan terjalin secara lancar dan berkelanjutan.

Saat ini, Pertamina telah mengelola sebanyak 62 DPPU yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjual produk Avtur dan Avgas. Pertamina memproyeksikan peningkatan permintaan Avtur di Indonesia berada di kisaran 2,5-6 persen pertahun. Dalam dua tahun terakhir, konsumsi Avtur telah berada di kisaran 4 juta kiloliter pertahun. (rad)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved