Astaga! Terkuak Cerita First Travel Ditolak Masuk HIMPUH, lalu Bosnya Ngeles Bilang Gini

Calon jemaah yang berjumlah 35.000 orang gagal berangkat karena ulah nakal bos PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel.

Astaga! Terkuak Cerita First Travel Ditolak Masuk HIMPUH, lalu Bosnya Ngeles Bilang Gini
Kolase/TribunKaltim.co

TRIBUNKALTIM.CO - Sudah lebih sepekan masyarakat dihebohkan kabar penipuan terhadap ribuan calon jemaah umrah.

Calon jemaah yang berjumlah 35.000 orang gagal berangkat karena ulah nakal bos PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel

Polisi telah menetapkan dua direksi First Travel sebagai tersangka.

Mereka adalah Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari, yang merupakan suami istri.

Andika Surachman, pria yang baru berusia 29 tahun ini, sukses menjadi pengusaha travel khusus umrah
Andika Surachman dan istrinya Anniesa Desvitasari. (KONTAN/DOK PRIBADI)

Kedua sosok ini ditangkap di kompleks perkantoran Kementerian Agama pada Rabu (9/8/2017).

Baca: Baru Setahun, Pernikahan dengan Uang Panaik Rp 599 Juta ini Diambang Perceraian

Sepekan usai ditangkap, borok First Travel kian terkuak.

Korban-korban penipuan itu satu per satu buka mulut.

Ada yang mendatangi langsung Crisis Center, di Gedung Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, lalu ada pula yang mengungkapkan lewat media sosial.

Ratusan jemaah yang menjadi korban penipuan penyedia jasa umrah First Travel mendatangi Crisis Center, di Gedung Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2017).
Ratusan jemaah yang menjadi korban penipuan penyedia jasa umrah First Travel mendatangi Crisis Center, di Gedung Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2017). (Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi)

Seperti dirangkum dari Chripstory, warganet bercerita bahwa ada seorang tante dan neneknya daftar umrah di First Travel namun tak kunjung berangkat sampai akhirnya meninggal dunia.

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Syaiful Syafar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved