HUT Kemerdekaan RI

Akhirnya. . . Megawati dan SBY Salaman di Istana, Ini Kata Politikus PKS

Mardani berharap agar tidak ada lagi masalah yang timbul di kemudian hari padahal keduanya telah saing mengulurkan tangan.

Akhirnya. . . Megawati dan SBY Salaman di Istana, Ini Kata Politikus PKS
TRIBUNNEWS/HO/Dudi Anung
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono bersalaman dengan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri usai upacara bendera peringatan detik-detik Proklamasi, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyambut baik mengenai pertemuan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dengan Presiden RI ke-6 Soesilo Bambang Yudhono (SBY) di Istana Negara pada 17 Agustus 2017 lalu.

Mardani berharap agar tidak ada lagi masalah yang timbul di kemudian hari padahal keduanya telah saing mengulurkan tangan.

"Tentu kita gembira ya, ketika pemimpin rukun, tapi jangan pernah habis salaman berantem lagi. Pastikan salamnya itu momen awal untuk rekonsilasi, mau koalisi juga boleh," kata Mardani Ali Sera di Cikini, Jakarta, Sabtu (19/8/2017).

Pertemuan antara Megawati dengan SBY memang terbilang 'sangat mahal'.

Presiden Joko Widodo (kiri) menerima kunjungan Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang juga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) di Istana Merdeka, Kamis (9/3/2017). Kedua tokoh tersebut bersilaturahmi sambil membahas situasi bangsa dan negara terkini.
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima kunjungan Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang juga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) di Istana Merdeka, Kamis (9/3/2017). Kedua tokoh tersebut bersilaturahmi sambil membahas situasi bangsa dan negara terkini. (BIRO PERS/CAHYO BRURI SASMITO)

Baca: SBY dan Megawati di Istana, di Mana Prabowo dan Amien Rais Peringati HUT RI?

Baca: Benarkah? Presiden Jokowi Punya Rahasia Dengan Ruth Cheline Si Pembawa Baki Bendera Merah Putih

Baca: Unik! Pedagang Pasar Gelar Upacara Bendera, Setelahnya Inilah yang Paling Ditunggu

Baca: Kali Pertama Setelah Lengser, SBY Hadiri Upacara HUT Kemerdekaan di Istana Presiden

Walau keduanya berstatus sebagai bekas presiden, tidak terjalin komunikasi yang cair antara keduanya.

Untuk itu, Mardani mengatakan sudah sikap Megawati dan SBY yang bersalaman beberapa hari yang lalu itu sebagai wujud kedewasaan dalam berdemokrasi.

"Intinya salaman itu mencerminkan pimpinan sudah sangat dewasa dalam berdemokrasi. Bahwa saya boleh berbeda pendapat. Tapi tetap kita menghargai secara personal. Orang timur harus seperti itu," kata anggota Komisi II DPR RI itu. (Tribunnews/Eri Komar Sinaga)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved