HUT Kemerdekaan RI

Upacara 17 Agustus di Kubangan Lumpur, Gubernur Kaltara Mengaku Malu dan Sedih

"Sedih saya, itu bupati dan gubernur harus bertanggung jawab," tuturnya, Sabtu (19/8/2017).

Upacara 17 Agustus di Kubangan Lumpur, Gubernur Kaltara Mengaku Malu dan Sedih
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie mengisi kuliah umum dihadapan mahasiswa S2 dan S3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Univeritas Mulawarman, Sabtu (19/8/2017). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Di hadapan ratusan mahasiswa S2 dan S3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mulawarman (Unmul), Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie mengaku malu dan sedih dengan kondisi upacara 17 Agustus di Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim.

Bukan tanpa alasan mantan Sekprov Kaltim tersebut mengungkapkan hal itu, pasalnya masih ada daerah yang melaksanakan upacara dalam kondisi lapangan becek berlumpur.

"Sedih saya, itu bupati dan gubernur harus bertanggung jawab," tuturnya, Sabtu (19/8/2017).

Baca: Pengikut Sudah Hampir 3 Ribu, Ternyata Akun Instagram Alya Mujida Paskibra Kecamatan Sebulu Palsu

Baca: Orangtua Paskibra Ngamuk Gara-gara Honor dan Kiriman Makanan

Baca: Penampilan Irang Awai, Sang Maestro Musik Sampeq Pukau Bupati dan Paskibra

Baca: Seru Abis, Begini Cara Detasemen B Brimob Polda Kaltim Rayakan HUT RI

Baca: Pasti Nggak Percaya! Gaun Pengantin Putri Johor Ini Disangka Mahal Ternyata yang Bikin. . .

Lanjut dia menjelaskan, sebagai salah satu daerah kaya, hal tersebut tidak seharusnya terjadi.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved