Properti

Ironis, Pemerintah Genjot Program Sejuta Rumah tapi 40 Persen tak Layak Huni

Terutama, rumah subsidi yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Ironis, Pemerintah Genjot Program Sejuta Rumah tapi  40 Persen tak Layak Huni
TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO
Progres pembangunan rumah murah Pesona Bukit Batuah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah di kilometer 5 arah Kariangau Kota Balikpapan. 

Lana menuturkan, sejak awal tujuan pemerintah dalam melaksanakan program sejuta rumah, tak hanya sekedar menyediakan hunian yang terjangkau tetapi juga layak huni.

Kendati Presiden Joko Widodo dalam sejumlah kesempatan menyatakan sudah cukup puas atas realisasi program sejuta rumah, namun Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terus menekankan kepada pengembang untuk terus meningkatkan kualitas perumahan subsidi.

"Seperti jalan lingkungan, air bersih, sanitasi listrik seringkali enggak dapat perhatian," kata dia.

Lana mengaku, tidak sedikit konsumen rumah subsidi tidak mengetahui kualitas rumah subsidi yang hendak dibelinya.

Karena itu, Kementerian PUPR akan mensosialisaikan kepada masyarakat, bahwa ada standar yang harus dipenuhi pengembang dalam menyediakan rumah subsidi.

Standar tersebut mulai dari struktu konstruksi, lantai, dinding, hingga material yang digunakan untuk membangun rumah subsidi.

"Kenapa kualitas bahan bangunan begitu rendah? Mungkin terkait kualitas pekerjanya atau material konstruksinya," kata dia. (Kompas.com/Dani Prabowo)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved