Kamis, 23 April 2026

Reumatik Kambuh, Suami Kalap Aniaya Istrinya

Sebagian orang menganggap hal tersebut sebagai proses saling intospeksi dan mendewasakan antar pasangan.

INTERNET
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pertengkaran dalam menjalani bahtera rumah tangga menjadi hal lazim terjadi.

Sebagian orang menganggap hal tersebut sebagai proses saling intospeksi dan mendewasakan antar pasangan.

Namun, lain cerita, jika pertengkaran berujung penganiayaan.

Apalagi pertengkaran yang dipicu hal sepele lantaran kambuhnya penyakit reumatik sang suami dan salah komunikasi yang justru berujung penganiayaan pada istri sendiri.

Hal itulah yang terjadi dalam rumah tangga Frensius Rangga dan istrinya Mariana Lance Mae, warga Jalan Sultan Alimuddin, Kecamatan Sambutan, Samarinda.

Kejadian bermula Rabu (16/8/2017) sekitar pukul 01.00 Wita saat sang suami, Frensius Rangga mengeluhkan rematiknya kambuh.

Baca: Menang Lotere Rp 10 Triliun, Wanczyk Langsung Telepon Bos Tempat Kerjanya. Kata-kataya Makjleb

Baca: Sabet Medali Emas, Gaya Atlet Cantik Rifda Irfanaluthfi Naik ke Podium Ini Jadi Sorotan

Baca: VIDEO - Netizen Sayangkan Sikap 2 Pemain Timnas, Ini Detik-detik Kericuhan Laga Indonesia VS Kamboja

Baca: Netizen Kritik Hal Mendasar Terkait Surat Terbuka Adinda kepada PM Malaysia, Ini Pembelaan Sang Ayah

Baca: Wah, Princess Syahrini Berangkat Umrah, Endorsement dari First Travel? Ini Jawabannya

Baca: Setelah Curhatan Penuh Amarah, Ini Unggahan Dian yang Bikin Haru, untuk Siapakah?

Frensius lantas meminta istrinya Mariana menginjak-injak kakinya untuk mengurangi rasa sakit.

Bersamaan, Frensius menanyakan perihal anak ketiganya yang menderita batuk-batuk pada istrinya.

"Kamu belikan obat batuk dimana," ujar Frensius.

Istrinya menjawan, "Anak ini batuk karena kena kipas angin."

Sang suami kembali bertanya, "Kkok batuknya nggak sembuh-sembuh ?"

Ia pun berdiri, marah, dan memukul istrinya. 

Pukulannya mengenai kepala dan mata sebelah kanan sekira 6 kali pukulan.

"Atas kejadian itu, korban mengalami rasa sakit pada bagian kepala dan lebam pada mata sebelah kanan. Korban yang merasa keberatan langsung melaporkan hal itu pada Polsekta Samarinda Ilir," ujar Kapolsekta Samarinda Ilir, Kompol Chandra Hermawan, melalui Kanit Reskrim, Ipda Purwanto.

Ditambahkan oleh Ipda Purwanto, polisi saat ini telah mencari saksi dan mengamankan tersangka serta terus mengembangkan perkara tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved