DPRD Kecewa saat RDP tentang Pengembang Nakal

sebagaimana surat instruksi walikota Balikpapan yang telah disampaikan, maka DPRD kota Balikpapan akan melakukan tindakan tegas apabila terjadi di lap

DPRD Kecewa saat RDP tentang Pengembang Nakal
Tribun Kaltim/M Alidona
RDP DPRD Balikpapan 

Laporan Wartawan TribunKaltim Muhammad Alidona (ald)

TRIBUNKALTIM.CO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Balikpapan mengaku kecewa lantaran Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Senin (11/9/2017), hanya dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kota Balikpapan.

Sehingga jalannya RDP tidak maksimal. Namun demikian, sebagaimana surat instruksi walikota Balikpapan yang telah disampaikan, maka DPRD kota Balikpapan akan melakukan tindakan tegas apabila terjadi di lapangan.

Baca: Baru 2 Hari Menikah, Watak Asli Laudya Cynthia Bella Terbongkar

"Makanya DPRD harus tegas kalau ada pelanggaran di lapangan kita rekomendasikan untuk ditutup atau dicabut izinnya,"kata anggota komisi III DPRD kota Balikpapan, Baharudin Daeng Lalla pada TribunKaltim.co.

Disampaikannya ada 25 pengembang yang terdata melakukan pelanggaran. Pihaknya menegaskan akan melakukan sidak ke 5 pengembang diantaranya yakni Green Valley Gunung Guntur Balikpapan.

Baca: Antusiasnya Warga Rebutan Gunungan di Prosesi Grebeg Besar, Ternyata Banyak Nilai Luhur di Baliknya

"Sementara kita mau sidak ke Green Valley Gunung Guntur ada lima lokasi yang akan dikunjungi, berkaitan dengan kepala kepala dinas, sudah beberapa hari yang lalu kita sudah sampaikan bahwa hari Senin kita akan sidak di lapangan dan yang jelas kalau ada hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan itu kita akan rekomendasikan ada ditutup atau dicabut," katanya.

Baca: Pasangan Suami Istri Ditemukan Terapung di Sungai Terbungkus Bed Cover

Pihaknya adanya dugaan indikasi OPD yang sengaja mrlindungi pengembang, pihaknya menegaskan bahwa dalma hal ini DPRD tidak berbicara terkait hal itu. Namun yang jelas akam dilihat dulu di lapangan.

Baca: Badai Irman Menuju Florida, 6,3 Juta Orang Diperintahkan Mengungsi karena Tinggi Air Laut Sudah Naik

"Kalau kepala dinas nya nggak datang informasi karena kepala daerah sedang berada di luar kota, jadi bukan karena takut untuk mengambil keputusan," katanya.

Penulis: Muhammad Alidona
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved