Ribuan Wanita Gelar Aksi

Ribuan Wanita Gelar Unjuk Rasa Tuntut Keadilan karena Gadis Belia Diculik, Diperkosa dan Dibunuh

Ribuan wanita unjuk rasa di Mexico City, Meksiko, Minggu (17/9). Mereka menuntut keadilan melibatkan wanita muda yang diculik, diperkosa, dan dibunuh.

(AFP PHOTO / EDUARDO MURILLO)
Kerabat dan teman-teman Mara Castilla membawa peti mati setelah di Xalapa, negara bagian Veracruz, Meksiko pada 17 September 2017. Gadis berusia 19 tahun tersebut diduga dibunuh oleh seorang sopir taksi pada 8 September, di negara bagian Puebla, Meksiko selatan. 

Mereka mengecam kelambanan pihak berwenang dalam menghadapikekerasan terhadap perempuan.

"Kami hidup dengan rasa takut, dan itu adalah kenyataan," kata Pixie, seorang guru berusia 27 tahun yang menutupi wajahnya dengan topeng ski.

Edgar Arriaga, seorang mahasiswi sosiologi berusia 22 tahun, mengkritik apa yang dia katakan sebagai "kriminalisasi terhadap perempuan."

"Rasanya tidak adil bagi saya untuk mengatakan, 'karena anda pergi keluar pada malam hari, karena anda suka berpesta, atau semacamnya'. Ini adalah pembenaran untuk pembunuhan."

Pembunuhan Castilla adalah kasus yang ke-83 yang dialami kaum perempuan yang tercatat di Puebla tahun ini. Data itu berdasarkan catatan organisasi kemasyarakatan.

Sementara, kantor kejaksaan mengakui kasus ini sebagai perkara ke-59 di negara bagian tersebut, pada tahun ini.

(Glori K. Wadrianto)
 

Berita ini telah diterbitkan Kompas.com dengan judul "Seorang Gadis Belia Diperkosa dan Dibunuh, Ribuan Wanita Gelar Aksi"

Editor: Maturidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved