Sekilas Skripsi Ini Terlihat Biasa, tapi Saat Dibuka, Kamu Bakal Kaget . . .
Untuk itu, mereka diwajibkan menyusun skripsi dengan benar dan bisa dipertanggungjawabkan.
TRIBUNKALTIM.CO - Skripsi adalah aspek penting dalam kelulusan seorang mahasiswa.
Skripsi dianggap sebagai tugas pamungkas para mahasiswa.
Untuk itu, mereka diwajibkan menyusun skripsi dengan benar dan bisa dipertanggungjawabkan.
Dalam penyusunannya, banyak dokumen dan data yang diperlukan oleh seorang mahasiswa.
Kemajuan teknologi membuat penyusunan skripsi jauh lebih mudah.
Baca juga:
Juarai Jepang Terbuka 2017, Marcus/Kevin Langsung Canangkan Target Selanjutnya
Pemain Borneo FC Ini Tak Sabar Isi Pos Diego Michiels
Derby Kaltim, Pelatih Borneo FC Puji Persiba Balikpapan
LIVE STREAMING - Persib VS Bhayangkara FC, Maung Bandung Tanpa Ezechiel
Jadwal Lengkap Liga Italia 24 September 2017, Waktunya AC Milan Buktikan Konsistensi
Hadapi Persiba, Hal Ini Yang Tak Bisa Dilupakan Pelatih Borneo FC Dari Sosok Lopicic
Napoli dan Juventus Saling Kejar di Puncak Klasemen, Hasil Lengkap Liga Italia
Namun, berbeda dengan skripsi yang disusun oleh pria ini.
Seorang pemuda bernama Randel Tablada belakangan mengunggah foto skripsi yang jadi viral di media sosial.
Randel mengunggah foto skripsi ayahnya melalui akun Twitter-nya.
Skripsi tersebut terdiri dari 170 halaman.
Di sampul berwarna hijau, tertulis nama ayah Randel yaitu, Almar D. Tablada.
Skripsi ini tulis pada tahun 1982.

Sekilas terlihat biasa, tapi saat skripsi ini dibuka, kamu dijamin akan kaget.
Halaman pertama skripsi ini menampilkan pembukaan dan daftar isi.
Bukan daftar isi pada umumnya, daftar isi di skripsi ini tidak diketik, tapi ditulis tangan.
Tulisan tangan Almar terlihat seragam dan rapi.

Tak hanya kalimat, ia juga menulistangan semua rumus dan angka.
Baca juga:
Guru Spiritual Ditahan atas Tuduhan Perkosaan, Begini Kronologi Hingga Kasus Terkuak
Pengurus Demokrat Tanggapi Pernyataan Panglima TNI Soal Impor Ribuan Senjata Ilegal
Inilah Lima Fakta Aris Wahyudi, Lulusan Luar Negeri Penggagas Lelang Perawan Nikahsirri.com
Dirikan Partai Ponsel dan Laman Nikahsirri.com yang Ada Lelang Perawan, Siapa Aris Wahyudi?
Pemilik Situs Nikahsirri.com Ditangkap Polisi, Ini Sangkaan yang Digunakan
Berstatus Awas, Tenyata Banyak Mitos di Kalangan Pendaki Gunung Agung, Dilarang Bawa Makanan Ini
TERPOPULER SEPEKAN - Dari Pawang Buaya Diterkam Buaya, CPNS Kaltara, hingga Wagub Kaltim Tutup Usia
Karya tulisnya ini terlihat indah tanpa coretan dan kesalahan.

Hal ini tentu bukan kejadian yang biasa.
Namun, pada masa itu, inilah pilihan satu-satunya bagi ayah Randel.
Almar menulis skripsinya dengan tulisan tangannya sendiri sejak awal semester.
Ia menghabiskan waktu malam di akhir pekan untuk menulis skripsi, mulai pukul 10 malam hingga 2 dini hari.
Almar mengaku itu adalah proses yang sangat lamban.
Ayah Randel harus memastikan ia tak membuat kesalahan apapun.

Membuat coretan atau kesalahan berarti ia harus mengulang satu halaman penuh.
Untungnya, pria ini berhasil menyelesaikan skripsinya.
Kini, pria berusia 57 tahun ini telah bekerja di Biro Peralatan Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya.
Almar kaget saat tahu unggahan anaknya tentang skripsinya yang ditulis tangan jadi viral di internet.
Hingga tulisan ini dibuat, unggahan Randel sudah dibagikan lebih dari 16 ribu kali dan mendapat 58 ribu like.
Pria tersebut mengaku bahwa ini adalah skirpsi ini adalah satu dari 2 buku yang ia tulis tangan, melansir When in Manila.
Menurutnya, menulis 2 buku ini sangat menangtang.
Tak hanya karena ditulis tangan, tapi juga karena topik yang ia tulis juga susah, yaitu tentang listrik dan diesel.
Meskipun begitu, Almar kini telah berhasil merealisasikan hasil skirpsinya ke dunia nyata.
Pria asal Filipina ini mengaku bangga dan berterima kasih karena masih memiliki karyanya ini.
Meski sudah puluhan tahun, skripsinya yang ditulis tangan ini masih dalam kondisi bagus.
Luar biasa banget ya perjuangan Almar ini.
Bersyukur kini sudah ada teknologi komputer yang membuat pekerjaan kita jadi jauh lebih mudah. (TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti)