Kamis, 23 April 2026

Senada dengan BNN, Polisi Pastikan Kabar Permen Susu Anak Mengandung PCC Hoax

Koordinasi kembali dilakukan dengan Polsek Ambarawa untuk memantau jika ada peredaran PCC di sana.

Tribun Solo
instagram/ Polres Boyolali 

TRIBUNKALTIM.CO - Polda Jawa Tengah memastikan bahwa pesan yang viral di media sosial mengenai adanya peredaran permen yang mengandung PCC serta dikonsumsi siswa SD di Ambarawa, Semarang adalah berita bohong atau hoaks.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Lukas Akbar mengatakan, timnya sudah ke Ambarawa, Kabupaten Semarang bersama personel BPOM.

Polda Jateng juga melakukan penelusuran kesejumlah SD yang terdapat disana, termasuk menanyai para siswa serta mengecek beberapa toko obat, namun hasilnya nihil.

Baca juga:

Juarai Jepang Terbuka 2017, Marcus/Kevin Langsung Canangkan Target Selanjutnya

Pemain Borneo FC Ini Tak Sabar Isi Pos Diego Michiels

Derby Kaltim, Pelatih Borneo FC Puji Persiba Balikpapan

LIVE STREAMING - Persib VS Bhayangkara FC, Maung Bandung Tanpa Ezechiel

Jadwal Lengkap Liga Italia 24 September 2017, Waktunya AC Milan Buktikan Konsistensi

Hadapi Persiba, Hal Ini Yang Tak Bisa Dilupakan Pelatih Borneo FC Dari Sosok Lopicic

Napoli dan Juventus Saling Kejar di Puncak Klasemen, Hasil Lengkap Liga Italia

”Itu merespon berita yang viral bahwa permen tersebut mengandung PCC," ujar Lukas.

Polisi juga mendatangi sejumlah SD di Ambarawa terkait penyebaran permen susu berbentuk hewan yang terposting dan tersebar di media sosial.

"Dalam pemberitaan yang mengabarkan bahwa permen berbentuk binatang tersebut dijual seharga Rp 500/pcs, setelah diteliti kandungan dalam permen tersebut tidak menimbulkan efek samping," jelas Lukas.

Petugas, katanya, juga sudah berusaha mencari permen yang disebut mengandung PCC di Pasar Projo Ambarawa dan ternyata hasilnya nihil.

Koordinasi kembali dilakukan dengan Polsek Ambarawa untuk memantau jika ada peredaran PCC di sana.

"Itu berita awal yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan ke BPOM dan lapangan," ucap Lukas.

Baca juga:

Guru Spiritual Ditahan atas Tuduhan Perkosaan, Begini Kronologi Hingga Kasus Terkuak

Pengurus Demokrat Tanggapi Pernyataan Panglima TNI Soal Impor Ribuan Senjata Ilegal

Inilah Lima Fakta Aris Wahyudi, Lulusan Luar Negeri Penggagas Lelang Perawan Nikahsirri.com

Dirikan Partai Ponsel dan Laman Nikahsirri.com yang Ada Lelang Perawan, Siapa Aris Wahyudi?

Pemilik Situs Nikahsirri.com Ditangkap Polisi, Ini Sangkaan yang Digunakan

Berstatus Awas, Tenyata Banyak Mitos di Kalangan Pendaki Gunung Agung, Dilarang Bawa Makanan Ini

TERPOPULER SEPEKAN - Dari Pawang Buaya Diterkam Buaya, CPNS Kaltara, hingga Wagub Kaltim Tutup Usia

Lukas menyebut informasi hoaks tersebut sengaja diselipkan oleh oknum tertentu, bertepatan dengan  pengungkapan kepolisian terkait keberadaaan pabrik penghasil PCC di Banyumas.

Kepolisian terus menghimbau masyarakat untuk terus berhati-hati dan waspada terkait penyebaran pil PCC maupun keberadaan obat-obatan terlarang.

"Kewaspadaan tersebut jangan sampai membuat kita mudah percaya dengan berita bohong," katanya. (Tribunnews.com)

Sumber: Tribunnews
Tags
BNN
hoax
PCC
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved