Pengebom Bunuh Diri Serang Masjid

Perempuan Pengebom Bunuh Diri Serang Masjid di Nigeria Timur sehingga Lima Jemaah Tewas

Seorang perempuan pengebom membunuh lima jemaah ketika ia meledakkan dirinya di sebuah masjiddi Nigeria timur laut, Selasa (26/9/2017) lalu.

Perempuan Pengebom Bunuh Diri Serang Masjid di Nigeria Timur sehingga Lima Jemaah Tewas
(AFP)
Operasi militer berhasil merebut kembal beberapa wilayah yang sebelumnya dikuasai Boko Haram. 

TRIBUNKALTIM.CO, KANO – Seorang perempuan pengebom bunuh diri membunuh lima jemaah ketika ia meledakkan dirinya di sebuah masjiddi Nigeria timur laut, Selasa (26/9/2017) waktu setempat.

Milisi lokal mengatakan, serangan yang menyasar sebuah masjid di kota Dikwa, 90 km dari Maiduguri, itu terjadi pada Selasa pukul 05.00 waktu setempat dan diduga kuat didalangi kelompok jihadis Boko Haram.

"Seorang perempuan pengebom bunuh diri itu menyerang sebuah masjid pada saat shalat subuh, menewaskan lima jemaah,” kata Ibrahim Liman, pemimpin milisi lokal yang bertempur bersama tentara Nigeria melawan Boko Haram.

Tiga jemaah lagi menderita luka parah akibat serangan tersebut.

Liman mengatakan, serangan tersebut merupakan “hasil karya Boko Haram yang terkenal karena gaya serangan semacam itu", demikian laporan kantor berita AFP, Rabu (27/9/2017).

Seorang milisi lain, Umar Ari membenarkan keterangan Liman.

Para tentara juga berhasil mencegah seorang perempuan lain yang meledakkan dirinya saat dimintai berhenti oleh petugas.

Tidak ada yang terluka akibat ledakan kedua. Pasar di daerah setempat ditutup untuk menghindari kemungkinan serangan lebih lanjut karena Boko Haram biasanya menyerang pasar untuk mendapatkan korban yang lebih besar.

Berita-berita tentang serangan bom di daerah-daerah pelosok lamban tersiar karena komunikasi yang buruk akibat penghancuran tiang-tiang telepon oleh gerilyawan Boko Haram.

Pemberontakan bersenjata Boko Haram di Nigeria timur laut telah menewaskan 20.000 orang dan 2,6 juta orang mengungsi dalam delapan tahun terakhir.

Kelompok jihadis itu telah semakin banyak menggunakan pelaku bom bunuh diri, kebanyakan perempuan dan gadis belia, untuk menyerang pos pemeriksaan militer dan sasaran rentan lainnya seperti masjid, sekolah, area parkir kendaraan, dan kamp pengungsi.

Pada Februari 2016, 58 orang tewas dan 78 terluka saat dua perempuan pengebom bunuhy diri menyerang sebuah kamp pengungsi dari kekerasan Boko Haram di Dikwa.

 

(Pascal S Bin Saju)
 

Berita ini telah diterbitkan Kompas.com dengan judul "Pengebom Bunuh Diri Serang Masjid sehingga Lima Jemaah Tewas"

Editor: Maturidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved