Pengawasan Ketat, Kabupaten Ini Kesulitan Cari Kayu Untuk Bangun Ratusan Rumah Transmigran

Baik larangan penebangan kayu dan petunjuk pembangunan rumah transmigran, sama-sama berasal dari Pemerintah.

Pengawasan Ketat, Kabupaten Ini Kesulitan Cari Kayu Untuk Bangun Ratusan Rumah Transmigran
Tribun Kaltim/Doan Pardede
Rumah-rumah kayu berdiri salah satu permukiman transmigrasi yang ada di Kabupaten Bulungan, belum lama ini 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki serapan anggaran terendah dari seluruh OPD yang ada di jajaran Pemkab Bulungan.

Dalam Rapat Kordinasi dan Pengendalian (Rakordal) Pelaksanaan Program Kegiatan Pembangunan Daerah Tahun Anggaran 2017 di kantor Bupati Bulungan, Jalan Jelarai, Tanjung Selor, Senin (2/9/2017) terungkap, tahun 2017 lalu, OPD ini mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp.17,9 miliar.

Baca: Logika 3 Maling Ayam Kritik Kemenangan Setya Novanto, Barang Bukti Harus Beda!

Dan hingga 31 Agustus 2017 lalu, realisasi fisik baru hanya tercapai 10,74 persen dan realiasi keuangan 10,77 persen.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan Sutrisno menyampaikan perkembangan terbaru bahwa per akhir September 2017 lalu, realisasi fisik dan keuangan di OPD yang dipimpinnya ini sudah mencapai 32 persen.

"Jadi bertambah 20 persen," ujarnya.

Baca: Dapat Sindiran dari Najwa Shihab, Catatan untuk Papa, Papa Itu Memang Luar Biasa

Dia mengakui bahwa pihaknya mengalami sejumlah kendala dalam pelaksanaan kegiatan dan program, khususnya pembangunan 150 rumah kayu untuk para transmigran.

Sutrisno memaparkan, program pembangunan transmigrasi diantaranya terdiri dari penyiapan lahan, penyiapan tapak rumah (membuka hutan), pembangunan jalan.

Halaman
12
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved