Jumat, 15 Mei 2026

RS Dirgahayu Samarinda Luncurkan Reservasi Online dan Daftar Mandiri

Masyarakat yang ingin mendapatkan layanan di RS Dirgahayu Samarinda, tak perlu membuang waktu untuk antre pendaftaran.

Tayang:
Penulis: Fransina Luhukay | Editor: Adhinata Kusuma
HO
MESIN APM -Kepala Humas RS Dirgahayu dr Lucia Ristuti Widyaningrum (kiri) didampingi rekannya menjelaskan cara kerja layanan mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri, Rabu (4/10). 

SAMARINDA, TRIBUN - Masyarakat yang ingin mendapatkan layanan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Dirgahayu Samarinda, tak perlu membuang waktu untuk antre pendaftaran. Rumah sakit ini telah meluncurkan fasilitas mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) dan aplikasi reservasi online.

Mesin APM diperuntukkan bagi pelanggan RS Dirgahayu yang sudah mempunyai nomor rekam medis, atau pernah berobat di rumah sakit yang dipimpin dr Yohanes Libut MKes itu. Mesin ini diletakkan di samping Poli Medical Check Up dan pasien umum.

Kepada Tribun, Rabu (4/10), Kepala Humas RS Dirgahayu dr Lucia Ristuti Widyaningrum menjelaskan, mesin APM saat ini berfungsi untuk pasien umum yang berobat dan bayar tunai di rumah sakit. Pasien umum yang mau berobat bisa langsung mendaftar menggunakan mesin APM cukup dengan scan barcode atau ketik nomor rekam medis (nomor yang tercantum di kartu berobat RS Dirgahayu), kemudian pilih poliklinik dan dokter yang dituju.

Setelah struk keluar dari APM, pasien dipersilakan menunggu di poli yang sudah dipilih tanpa perlu ikut antre di loket pendaftaran. Sedangkan untuk pasien umum yang baru atau belum pernah berobat di RS Dirgahayu diharuskan mendaftar di loket pendaftaran.

Selain itu, jelas dr Lucia, RS Dirgahayu juga meluncurkan inovasi sistem layanan terbaru di smartphone berbasis android. Namanya sistem Reservasi Rumah Sakit Dirgahayu secara online. "Inovasi ini untuk memudahkan masyarakat menjangkau dan melihat ketersediaan layanan yang ada di RS Dirgahayu," ujarnya.

Aplikasi ini, lanjut dr Lucia, dapat didownload di Play Store dengan cara mengetik "Reservasi Rumah Sakit Dirgahayu". Setelah terdownload, aplikasi ini membutuhkan konfirmasi berupa nomor rekam medis dan tanggal lahir pasien untuk awal pendaftaran.

Dalam aplikasi ini terdapat beberapa konten yakni reservasi online anjungan pendaftaran pasien mandiri untuk pasien umum (bayar tunai), jadwal dokter, informasi tempat tidur realtime. Reservasi online ini juga hanya dapat dilakukan oleh pasien umum (bayar tunai) yang sudah terdaftar atau pernah berobat di RS Dirgahayu.

Pasien yang ingin berobat, kata dr Lucia, harus reservasi online sehari sebelumnya. Setelah reservasi, maka pasien akan mendapatkan QR-Code di android masing-masing, dan besoknya QR-Code tersebut discan di mesin APM untuk memverifikasi data pasien. Setelah muncul struk nomor antrean, pasien langsung menuju poliklinik atau dokter yang sudah dipilih via online sebelumnya. "Jadi, pasien tidak perlu antre di loket pendaftaran," tambahnya.(siy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved