Sat Sabhara Gagalkan Puluhan Dus Miras Ilegal Beredar di Hulu Mahakam

Belum lama ini, Sat Sabhara Polresta Samarinda berhasil menggagalkan peredaran miras ilegal ke Hulu Mahakam.

TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Puluhan dus miras tanpa izin diamankan Sat Sabhara Polresta Samarinda, Jumat (6/10/2017). HO - Humas Polresta Samarinda 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Peredaran ilegal minuman keras (miras) yang dilakukan oleh pengecer di kota Tepian (sebutan Samarinda), ternyata masih marak terjadi.

Belum lama ini, Sat Sabhara Polresta Samarinda berhasil menggagalkan peredaran miras ilegal ke Hulu Mahakam.

Terdapat 65 dus miras golongan A yang diamankan kepolisian di salah satu kapal yang terdapat di dermaga Sungai Kunjang.

Beruntung, kepolisian sempat mengamankan puluhan dus miras itu bersama pemiliknya, pasalnya saat itu kapal sudah hendak meninggalkan Samarinda.

"Ada laporan masyarakat tentang distribusi miras ke Hulu Mahakam, setelah kita cek oleh Unit Tipiring, ternyata benar ada puluhan miras tanpa izin," ucap Kasat Sabhara Polresta Samarinda, Kompol Sarman, Jumat (6/10/2017).

Baca: 3 Kutukan Messi, yang Terakhir Sempat Kontroversial

Baca: Gak Nyangka! Kelamnya Masa Lalu Zack Lee, Bisa Berubah Karena Nafa Urbach

Baca: Gubernur Irianto Sampaikan Permintaan Warga tapi Jokowi Bilang Begini

Baca: Ini 3 Proyek di Jembatan Mahkota II yang Harus Tuntas di Akhir Tahun

Selain mengamankan puluhan dus tersebut, kepolisian juga mengamankan tiga pemilik miras, yang merupakan pedagang eceran miras.

Ketiganya pun langsung di proses untuk mengikuti sidang tipiring.

"Kita proses untuk ikuti sidang tipiring, semoga dengan ini akan membuat jera warga yang masih nekat menjual miras tanpa dilengkapi dengan surat surat pendukung," tuturnya.

Lanjut dia menjelaskan, pada pekan ini pihaknya telah melakukan tiga kali pengungkapan peredaran ilegel miras.

Diawalinya dengan penyitaan sebanyak 15 botol miras di salah satu kios di jalan Cendana, dan 15 botol miras lainya di Jalan Bung Tomo.

"Operasi penertiban ini dilakukan dengan melakukan patroli rutin, serta adanya informasi dari warga. Karena cukup sulit untuk mengetahui kios mana yang menjual miras terlebih mereka menyimpannya ditempat tempat yang sulit diketahui," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved