Yunus Ajak Pekerja Jaga Kekompakan

Yunus berharap, semua anggota dan pengurus PUK dan juga pengurus Pimpinan Cabang (PC) SPKEP SPSI Kutim yang hadir dapat memberikan dukungan

Yunus Ajak Pekerja Jaga Kekompakan
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
FOTO BERSAMA - Sekretaris Bidang Organisasi dan SDM Pimpinan Pusat (PP) SPKEP SPSI, Sulistiyono berfoto bersama para pengurus SPKEP SPSI PT KPC 

> Jabat Ketua PUK SPKEP SPSI KPC

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Setelah melalui proses panjang, Yunus akhirnya terpilih sebagai Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPKEP SPSI) PT Kaltim Prima Coal (KPC) periode 2017-2020. Yunus unggul dengan mengantongi 14 suara dalam Musyawarah Unit Kerja (Musnik) di Gedung Sekretariat Bersama, Jalan Poros Kabo, Minggu (8/10).

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengemban tugas sebagai pengurus PUK. Semoga amanah yang diberikan ini dapat saya laksanakan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab," ujar Yunus.

Yunus berharap, semua anggota dan pengurus PUK dan juga pengurus Pimpinan Cabang (PC) SPKEP SPSI Kutim yang hadir dapat memberikan dukungan, agar roda organisasi dapat berjalan dengan baik. Tetap kokoh dalam persatuan demi kepentingan seluruh pekerja.

Sebelumnya, Sekretaris Bidang Organisasi dan SDM Pimpinan Pusat (PP) SPKEP SPSI, Sulistiyono, saat pembukaan acara menyampaikan pesan Ketua Umum PP SPKEP SPSI, R Abdullah, tentang pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan seluruh jenang perangkat pengurus, baik pimpinan cabang maupun kepada pimpinan pusat.

Terselenggaranya Musnik dan menetapkan ketua terpilih serta jajaran pengurus nantinya, diharapkan dapat mengakomudir semua kepentingan.

PT KPC, kata Sulistiyono merupakan aset bangsa dengan ribuan tenaga kerja. Sehingga perlu dijaga dan demi keberlangsungan usaha dan kesejahteraan pekerja serta keluarga pekerja. Karena keberlangsungan usaha dan kesejahteraan pekerja, pada akhirnya berimbas pula pada roda perekonomian masyarakat Kutai Timur.

“Organisasi SPKEP SPSI merupakan bagian dari solusi dan bukan bagian dari masalah. Saat mengalami permasalahan ketenagakerjaan dalam lingkungan perusahaan hendaknya dapat diselesaikan dan dirundingkan dengan dilandasi prinsip musyawarah kekeluargaan. Hal ini sesuai dengan tradisi dan budaya bangsa sebagaimana budaya kemitraan, taat azas dan budaya kesetaraan yang tertuang dalam Panca Prasetya SPKEP SPSI. Organisasi SPSI juga merupakan lahan pengabdian untuk kepentingan seluruh pekerja, bukan untuk pribadi atau kelompok,” kata Sulis. (*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved