Paket Sabu Disimpan di Balik Triplek Kamar

Belasan poket sabu tersebut, diperoleh aparat saat menggeledah rumah tersangka AS alias Aris, warga RT 4 Desa Pengadan.

istimewa
Tersangka AS usai diamankan jajaran Satreskoba Polres Kutim 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Peredaran narkotika jenis sabu di Kabupaten Kutai Timur, tak bisa dianggap enteng.

Pasalnya, sudah menjangkau kawasan pesisir di pedalaman Kutim. Hal ini dibuktikan dengan terungkapnya peredaran 13 poket sabu di Desa Pangadan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (14/10/2017) pagi.

Baca: Hendak Isi Ceramah, Ustadz Diculik dan Ditemukan Dalam Kondisi Begini, Lihat Videonya

Belasan poket sabu tersebut, diperoleh aparat saat menggeledah rumah tersangka AS alias Aris, warga RT 4 Desa Pengadan.

Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasatreskoba Iptu Abdul Rauf mengatakan penangkapan dilakukan setelah timnya melakukan penyelidikan di lapangan.

Baca: Derby Romero dan Caludia Adinda Resmi Menikah, Sang Mantan Datang Gak ya?

"Kami dapat informasi soal sepak terjang tersangka dari masyarakat. Kemudian kami tindaklanjuti dengan penyelidikan. Sabtu (14/10/2017), kami lakukan penggeledahan di rumahnya. Kami temukan 13 poket sabu seberat 2,9 gram yang disimpan di balik dinding triplek kamarnya," ungkap Rauf.

Tersangka pun langsung digelandang ke Polres Kutai Timur untuk dilakukan pemeriksaan intensif dan upaya pengembangan kasus.

Baca: Gara-gara Berikan Mainan Ini pada Anak, Orangtuanya Sungguh Merasa Menyesal . . .

"Dari keterangan sementara, tersangka nekat berjualan sabu, karena untuk menghidupi keluarganya. Kebetulan saat ini ia sedang menganggur sedangkan istrinya tengah mengandung anak kelima," ujar Rauf.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved