Kuliner

Generasi Milenial Selalu Ingin Hal Baru, Apalagi soal Makanan. . .

Generasi milenial rupanya selalu punya tuntutan baru terhadap makanan.

Generasi Milenial Selalu Ingin Hal Baru, Apalagi soal Makanan. . .
Ridofranz
Memotret makanan untuk dipasang di media sosial 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Generasi milenial rupanya selalu punya tuntutan baru terhadap makanan.

Hal ini terkait dengan kebiasaan-kebiasaan baru yang cenderung ekspresif, seperti mengunggah foto makanan di media sosial.

"Zaman sekarang (generasi milenial) pengen lebih ekspresif, dengan stimulasi rasa yang beragam. Jadi selalu pengen sensasi rasa yang baru, unik, dan tidak monoton," tutur pakar psikologi Ajeng Raviando saat peluncuran Cadbury 5 Star di The Westin Jakarta, Selasa (11/10/2017).

Menurut Ajeng, kini generasi milenial lebih ekspresif terhadap makanan.

Mereka membutuhkan stimulasi rasa yang beragam dalam satu hidangan, termasuk dalam cokelat.

Ajeng menyimpulkan bahwa camilan, salah satunya cokelat, harus dibuat ekspresif, dengan memberikan pengalaman rasa dan tekstur baru.

Ilustrasi
Ilustrasi (thinkstockphotos)

Baca: Bagasi Penumpang Sering Rusak, Ternyata Ini Oknum yang Tertangkap Kemera Buka Paksa Koper

Tampilan cokelat baru, Cadbury 5 Star, terdapat dua ukuran yaitu 15 gram dan 45 gram, saat launching di Jakarta, Selasa (11/10/2017). Keduanya sudah dapat diperoleh di super market sampai toko-toko ritel kecil.
Tampilan cokelat baru, Cadbury 5 Star, terdapat dua ukuran yaitu 15 gram dan 45 gram, saat launching di Jakarta, Selasa (11/10/2017). Keduanya sudah dapat diperoleh di super market sampai toko-toko ritel kecil.(KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA)

Hal tersebut dibenarkan oleh Aulion, salah satu Youtuber yang sangat aktif di beragam media sosial.

Ia mengatakan hal serupa serupa, bahwa makanan tak hanya menjadi obat lapar tapi alat berekspresi sehingga bisa menghasilkan sebuah karya. 

"Salah satu kebiasaannya misal sebelum makan di-upload dulu, atau kita bikin konten-konten menarik dari makanan yang mau kita makan," ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Brand Manager Chocolate Mondelez Indonesia, Dini Anggraeni mengatakan bahwa cokelat sudah tak lagi menjadi makanan selingan antara sarapan dan makan siang.

Baca: 8 Kebiasaan Orang Super Kaya di Dunia Setiap Hari, Sudahkan Anda Memilikinya?

Baca: Pekan Ke-8 Liga Inggris, Arsenal Takluk di Kandang Watford

Baca: Megawati Umumkan Cagub Jatim dari PDI-P Hari Ini, Siapakah Nama yang Diusung?

Atau di antara makan sore dan makan malam.

Namun bagi generasi milenial, cokelat dikonsumsi untuk mendapatkan rasa kepuasan tersendiri yang kadang tidak didapatkan pada makan siang biasa.

Karena di dalam cokelat sudah mengandung kombinasi bahan dan gizi. (Kompas.com/Muhammad Irzal Adiakurnia)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved