Ditinggal Saat Hendak Melantik Pegawai, Ini Langkah yang Akan Ditempuh Sekkab
Alhasil Tommy pun kembali ke tempat duduknya. Tak lama, dia juga ikut meninggalkan ruangan pelantikan.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Meskipun gagal melantik karena ditinggal bawahannya saat pengambilan sumpah dan janji jabatan tiga pejabat pada jabatan pengawas, Senin (16/10/2017), Sekretaris Kabupaten Nunukan Tommy Harun lebih memilih melakukan pendekatan.
Yakni terhadap mantan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan Muhammad Firnanda, mantan Sekretaris Inspektorat Kabupaten Nunukan Budi Prasetya dan mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan Joko Santosa.
“Kita berusaha komunikasi dengan mereka. Saya melaksanakan apa yang ditugaskan Bupati- Wakil Bupati, nanti bagaimana-bagaimana? Kalau disuruh panggil, kita panggil,” ujarnya.
Tiga pejabat yang sebelumnya dinonaktifkan Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid memilih balik kanan dan meninggalkan ruangan saat hendak diambil sumpah dan janji jabatannya.
Baca juga:
Choirul Huda Meninggal - Sang Istri Ungkap Impian Choirul Huda yang Tak Pernah Terwujud
Menang Besar, Manchester City Kokoh di Puncak, Hasil Lengkap Liga Inggris
Choirul Huda Meninggal, Tidak Hanya Indonesia, Ucapan Duka juga Mengalir dari Warga Dunia
Bikin Merinding, Video Sebelum Choirul Huda Masuk Lapangan di Pertandingan Terakhirnya
Choirul Huda Meninggal - Sebelum Terkapar Sang Kiper Sempat Lakukan Aksi Penyelamatan Super
Choirul Huda Meninggal - Paul Pogba Ucapkan Bela Sungkawa Secara Langsung
Choirul Huda Meninggal - Instagram Rekan 1 Tim yang Menabrak sang Kiper Dapat Perlakuan Mengejutkan
Sekitar pukul 14.20 saat Tommy Harun bersiap-siap membacakan kata-kata pelantikan, ketiganya balik kanan dan meninggalkan Ruang Pertemuan VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, tempat acara berlangsung.
Alhasil Tommy pun kembali ke tempat duduknya. Tak lama, dia juga ikut meninggalkan ruangan pelantikan.
Ditanya wartawan terhadap sikap pembangkangan ketiganya, Tommy malah menilai berbeda.
“Ya kita tidak melihat seperti itu (pembangkangan). Mungkin nanti ada proses lebih lanjut. Mungkin nanti mereka bisa komunikasi dengan kita lagi,” ujarnya.
Tommy mengaku tidak tahu persis alasan ketiganya meninggalkan acara saat pelantikan sedang berlangsung.
“Kita ndak tahu kan? Apa sebab dia tidak mau. Umpamanya kalau dia bilang saya tidak mau Pak! Karena jabatan saya begini. Kan mungkin bisa saya kasih tahu begitu. Tetapi kita tidak tahu apakah dia sakit perut? Apakah dia pusing,” ujarnya.
Tommy tidak mau berspekulasi meskipun ada kemungkinan ketiganya menolak jabatan barunya karena dinilai tidak sesuai dengan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda yang memenangkan gugatan ketiganya melawan Bupati Nunukan.
“Mungkin itulah (putusan PTUN). Tetapi mereka tidak kasih tahu kita kan? Kalau nanti dia ada komunikasi belakangan, dia kasih tahu apa sebabnya dia keluar. Jangan juga kita menebak-nebak,” ujarnya.
Dia mengatakan, pelantikan ketiga pejabat ini sudah direncanakan untuk dilaksanakan Senin. Tommy direncanakan melantik ketiganya atas perintah Bupati Nunukan.
Baca juga:
Berganti Status Jadi PT, Ini Pesan Kepala OJK Kepada Bankaltim
Bawa bahan Peledak, Kapal Nelayan Diciduk di Perairan Manggar
Kejari Kubar Periksa Dua Tersangka Kasus Hibah Tiga Yayasan, Jumlahnya Fantastis
Pemkab Berau Bentuk Tim Reaksi Cepat, Ini Tugas dan Fungsinya
Bawa 4000 KTA, Golkar Daftar ke KPU Balikpapan
Gugup Lihat Polisi, Aditya Buang Sabu di Jalan
5 Hal Ini yang Bikin Ibu-ibu Nekat 'Serbu' Kantor DPRD Balikpapan Protes Penutupan Angkutan Online
“Bupati meminta saya melantik pada hari ini. Dan kebetulan tadi Pak Wakil juga ada. Seharusnya beliau yang melantik. Tetapi saya minta, protokol kita sudah dan BKD sudah lapor kepada beliau, Pak Wakil Bupati. Pak Wakil Bupati secara tertulis dia meminta saya melantik,” ujarnya.
Sebagai bawahan, Tommy harus menaati perintah untuk melantik tersebut.
“Saya melaksanakan tugas seperti apa yang kita lakukan tadi. Kalau memang yang dilantik ndak mau dilantik, ndak bisa juga kita suruh dia kan? Mungkin itulah sikap mereka,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tinggalkan-pelantikan_20171016_164557.jpg)