Kisah Haru Pasangan Saling Melengkapi, Istrinya yang Lumpuh Jadi Mata, si Suami Siap Menggendong
Kisah nyata mengenai pasangan sempurna yang saling melengkapi satu sama lainnya.
TRIBUNKALTIM.CO - Ketika sepasang kekasih telah mengikat janji suci pernikahan, tentu saja itu artinya kedua orang mempelai telah berkomitmen untuk selalu bersama seumur hidup.
Entah mereka akan dihadapi oleh keadaan jatuh miskin atau diterpa berbagai musibah, ikatan cinta suci mereka akan tetap kokoh dan mampu menjalani segala hiruk-pikuk kehidupan.
Berbicara tentang cinta yang abadi, berikut ini terdapat kisah nyata mengenai pasangan sempurna yang saling melengkapi satu sama lainnya.
Baca: Terlahir Disabilitas, Bocah Ini Dijual Ibunya ke Preman, Kisah Hidupnya Sungguh Mengharukan!
Pasangan suami istri asal Tiongkok ini memiliki kekurangan, si suami kehilangan indera pengelihatan alias buta.
Sementara istri yang dicintai menderita kelumpuhan.
Meski masing-masing dari mereka memiliki kekurangan, namun pasangan ini memiliki cara mereka untuk saling melengkapi.
Baca: Singgung Masalah Disabilitas, Ahok: Astaga, Ibu Sylvi Kemana Saja?
Dalam keseharian, pria bernama Cao Shucai rela menggendong sang istri di punggungnya untuk saling bekerja sama.
Sang istri Xu Houbi yang digendong bertugas menjadi mata untuk mengarahkan setiap langkah yang harus diambil oleh sang suami.
Bukan hal mudah yang harus dilalui oleh kedua sejoli ini.
Baca: Penyandang Disabilitas Diberi Meja Rendah saat Mencoblos
Baca: Inspiratif, Wanita Penyandang Disabilitas Ini Hasilkan Ratusan Karya Batik Tulis
Bagi mereka yang tidak memiliki ikatan cinta yang kokoh, mudah baginya mereka untuk menyerah sebelum menghadapi permasalah yang dihadapi.
Namun hal tersebut tak berlaku bagi pasangan suami istri ini.
Meski mereka penyandang disabilitas, kekurangan itu bukanlah penghalang untuk melanjutkan hidup.
Baca: Aksi Penyerangan dengan Pisau di Panti Disabilitas Disebut Pembunuhan Terbesar sejak Era Perang
Dilansir dari laman elitereader, pasangan unik ini dijuluki dengan sebutan 'pasangan keranjang'.
Bukan tanpa alasan pasalnya kedua pasangan ini sehari-hari bekerja sebagai petani di Desa Yong'an, Chongqing, Tiongkok.
Berdasarkan informasi yang didapat, Cao kehilangan pengelihatannya pada tahun 1988 lalu dan sang istri juga mengalami kelumpuhan.
Baca: Penumpang Penyandang Disabilitas Boleh Naik Lift
Kini tercatat telah 30 tahun lamanya Cao setia menggendong sang istri yang dimasukkan ke dalam keranjang.
Tak hanya ketika pergi ke sawah, Cao bahkan dalam setiap kesempatan selalu menggendong sang istri kemanapun mereka melangkah.
Sejak kisah kedua pasangan ini beredar viral di media sosial, ramai dari kalangan netizen yang mengaku terharu dengan kisah cinta mereka.
Baca: VIDEO - Ini Kejutannya Bagi Pegemudi yang Nekat Parkir di Lokasi Khusus Disabilitas
Seperti yang disampaikan oleh warganet dengan akun Saran Ghani, "mereka saling melengkapi satu sama lainnya untuk bertahan hidup. Kisah ini sungguh menginspirasi. Banyak orang-orang di luar sana yang selalu mengeluh tentang banyak hal, mereka harus menyimak kisah pasutri ini."
(TribunKaltim.co/ Kay)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pasangan-disabilitas_20171016_142750.jpg)