Pilgub Kaltim
Hasdam Sebut Ketum Golkar Minta Kandidat Cagub Kaltim Segera Disurvei Ulang
Kabarnya lembaga survei Indobarometer yang ditunjuk, untuk segera menyurvei ulang peta kandidat Pilgub Kaltim 2018.
SAMARINDA, TRIBUN - Jelang pergantian kandidat bakal calon gubernur Kaltim periode 2018-2023 dari Partai Golkar Kaltim, Rita Widysari, DPP Partai Golkar sudah menandatangani kontak dengan lembaga survei. Kabarnya lembaga survei Indobarometer yang ditunjuk, untuk segera menyurvei ulang peta kandidat Pilgub Kaltim 2018.
"Yang jelas Ketua Umum (Setya Novanto) ingin secepatnya (disurvei ulang),"? kata Andi Sofyan Hasdam, yang menjabat ?Ketua Bidang Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan DPP Partai Golkar, kepada Tribun, Selasa (17/10).
Survei ulang ini sebagai langkah dari proses pergantian kandidat tunggal calon gubernur Kaltim, Rita Widyasari. Sejak ia dijebloskan ke Rutan KPK, di Kuningan, Jakarta Selatan, nasib pencalonannya sebagai cagub terancam diganti.
"Jadi DPP itu selalu berpegang pada hasil survei. Walaupun, saya misalnya pengurus DPP mengajukan untuk didukung, kalau survei saya jelek, itu jangan harap (dicalonkan)," kata Sofyan, mantan Walikota Bontang dua periode.
Baca: Rita Widyasari Tersangka - Begini Statusnya Sebagai Ketua Golkar Kaltim
Baca: Rita Widyasari Tersangka - Sofyan Hasdam Sebut Nurdin Halid Bakal Jadi Plt Golkar Kaltim
Ia menjelaskan, survei ulang itu untuk mengetahui elektabilitas par kandidat. Tujuan atau orientasinya adalah kemenangan partainya mengusung sang calon. Hasil survei ulang ini akan diplenokan di DPP Partai Golkar.
Survei ulang ini, kemungkinan akan menyurvei kandidat-kandidat bakal cagub dan cawagub yang akan bertarung memperebutkan KT1. "Iya betul (di pleno di DPP). Kontrak langsung (lembaga survei) dengan bendahara DPP. Tapi saya sudah dapat informasi sudah tandatangan," lanjutnya.
Sebelumnya, Sofyan Hasdam mengatakan, posisinya sebagai Ketua Partai Golkar Kaltim tidak ada langkah apapun. Tetapi untuk posisi sebagai kandidat cagub Kaltim bakal diganti.
"Kalau masalah pengurusan, tidak ada langkah apapun. Kita tetap menunggu berjalannya proses pengadilan. Tetapi untuk pilgub, itu kita lakukan survei ulang," ungkap Sofyan Hasdam, yang menghubungi Tribun, Jumat (13/10) malam lalu.
Sedangkan posisinya sebagai kandidat cagub dari Partai Golkar, kata dia, akan melihat proses untuk melihat kecenderungan pemilih di Kaltim. Untuk mengetahui kecenderungan pemilih di Pilgub, lanjut Sofyan, maka DPP Partai Golkar memerintahkan untuk melakukan survei kembali pekan depan. (bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sofyan-hasdam_20160126_161702.jpg)