Kamis, 9 April 2026

Krisis Kemanusiaan di Raqqa Meningkat

Pertempuran Sudah Usai, Krisis Kemanusiaan di Raqqa Suriah Terus Meningkat

Pertempuran di Raqqa, Suriah sudah usai menyusul kesuksesan SDF merebut kota itu dari ISIS. Namun masalah kemanusiaan justru terus meningkat.

(Reuters via The Guardian)
Kota Raqqa, Suriah utara, yang menjadi ibu kota kekhalifahan ISIS, kini telah hancur dan ribuan militan telah meninggalkan kota itu setelah kehilangan wilayahnya. Kota itu jatuh ke tangan pasukan Kurdi yang didukung AS. 

TRIBUNKALTIM.CO, DAMASKUS - Pertempuran di kota Raqqa, Suriah boleh jadi sudah usai menyusul kesuksesan Tentara Demokratik Suriah (SDF) merebut kota itu dari tangan ISIS. Namun demikian, permasalahan kemanusiaan justru terus meningkat. Demikian disampaikan organisasi pegiat kemanusiaan, Save the Children, Selasa (17/10/2017).

"Serangan militer di Raqqa memang bisa dikatakan sudah usai, tapi krisis kemanusiaan yang terjadi lebih besar dari yang pernah ada," ujar Direktur Kelompok Bantuan Suriah, Sonia Khush dalam pernyataannya.

SDF mengumumkan, telah berhasil menguasai kembali kota Raqqa pada Selasa setelah melalui pertempuran brutal sejak Juni lalu.

Dilansir dari AFP, Save the Children mengingatkan, sekitar 270.000 orang yang melarikan diri dari pertempuran di Raqqa masih sangat membutuhkan bantuan. Kamp-kamp pengungsi juga telah penuh sesak.

Mayoritas penmduduk Raqqa sudah tak memiliki rumah untuk pulang dan ribuan warga sipil masih dipindahkan dari sisi timur provinsi Deir Ezzor, yang masih diliputi pertempuran.

"Banyak dari mereka terganggu mimpi buruk setelah menyaksikan kekerasan yang mengerikan dan akan tetap memerlukan dukungan psikologis," ungkap kelompok tersebut.

(Ervan Hardoko)

Berita ini telah diterbitkan Kompas.com dengan judul "Pertempuran Usai, Krisis Kemanusiaan di Raqqa Meningkat"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved