Ancaman Nuklir Korut Makin Dekat

Ancaman Nuklir Korut Berada pada Titik Kritis dan Makin Dekat Terjadi

Kementerian Pertahanan Jepang mengklaim pengembangan senjata nuklir dan konvensional Korut telah memasuki titik kritis dan mungkin segera terjadi.

Ancaman Nuklir Korut Berada pada Titik Kritis dan Makin Dekat Terjadi
(Reuters)
Menhn AS Chuck Hagel (kiri) dan Menhan Jepang Itsunori Onodera dalam pertemuan di Tokyo (5/4). 

TRIBUNKALTIM.CO, TOKYO - Kementerian Pertahanan Jepang mengklaim pengembangan nuklir dan senjata konvensional Korea Utara (Korut) telah memasuki "titik kritis dan mungkin segera terjadi".

Menteri Pertahanan Jepang, Itsunori Onodera, mengatakan, sangat penting bagi negara terkait untuk mulai menghadapi ancaman nyata tersebut.

Pernyataan Onodera itu dilontarkan saat berkunjung ke perusahaanAmerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel), di Filipina.

"Ancaman dari Korut telah berkembang ke level yang belum pernah terjadi, kritis, dan mungkin segera terjadi," katanya seperti dilansirIndependet, Selasa (24/10/2017).

"Untuk itu, kami telah mengkalibrasi dan merespons dengan melakukan pertemuan untuk membahas tingkat ancaman tersebut," tambahnya.

Komentar Onodera itu datang di tengah meningkatnya ketegangan antara Korut dan Barat, termasuk AS dan sekutu-sekutunya seperti Korsel dan Jepang.

Sejak kepemimpinan Kim Jong Un di negara tersebut pada 2011, dia telah mempercepat program senjata nuklirnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, dia tetap melanjutkan uji coba rudal roket antarbenua, kendati mendapat seruan dari masyarakat internasional untuk tidak melakukannya.

Banyak ahli meyakini rudal tersebut, yang mana sudah diuji coba hingga melewati pulau Hokkaido, Jepang utara, bisa mencapai daratan utama AS.

Pada saat yang sama, dia juga telah menguji muatan nuklir yang bisa dibawa oleh rudal tersebut.

Halaman
12
Editor: Maturidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved