Karier

Ini Bedanya Generasi Milenial dan Baby Boomers Kalau Ngomongin soal Gaji

Seringkali obrolan soal gaji merupakan topik yang tabu untuk dibicarakan.

THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi generasi milenial 

TRIBUNKALTIM.CO, NEW YORK - Seringkali obrolan soal gaji merupakan topik yang tabu untuk dibicarakan.

Pasalnya, besaran gaji dianggap sebagai topik yang sifatnya pribadi.

Akan tetapi, terbuka soal gaji kepada rekan kerja ternyata menjadi hal yang lumrah di kalangan generasi milenial, yang merupakan generasi berusia 18-35 tahun.

Sejumlah survei yang diselenggarakan di AS pun menunjukkan sudah banyak pegawai yang tak malu membicarakan gaji dengan rekan kerja.

Sebanyak 30 persen pegawai di AS, menurut survei yang dihelat Bankrate, membicarakan gajinya dengan rekan kerja.

Selain itu, survei lain menunjukan 33 persen generasi milenial berusia lebih tua, yakni 27-36 tahun, mengatakan mereka membicarakan gaji dengan rekan kerja, dibandingkan generasi baby boomers yang hanya 8 persen.

Baca: Bahaya! Pantai Kemala Balikpapan Dipenuhi Limbah Jarum Suntik

Namun, ternyata tidak ada salahnya membicarakan gaji Anda dengan rekan kerja.

Malah, hal ini dipandang penting oleh ahli.

"Sangat penting untuk membicarakan gaji Anda sehingga (topik itu) tidak lagi tabu. Semakin banyak Anda membicarakannya tanpa berpikir ini tidak harus dibicarakan, maka Anda akan semakin percaya diri ketika Anda menghadapi pembicaraan negosiasi," kata Vicki Salemi, seorang pakar karier seperti dikutip dari CNBC, Kamis (19/10/2017).

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved