Berita Pemkab Kutai Timur

Kapolda Kaltim dan Bupati Kutim Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Tahfidz Hidayatullah

Program pembangunan sudah dimulai, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin.

HUMAS PEMKAB KUTIM/Hasyim
Suasana peletakan batu pertama program pembangunan Masjid Tahfidz Hidayatullah Jalan H Abdullah Kecamatan Sangatta Utara oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin dan Bupati Kutim Ismunandar. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Rencana pembangunan Masjid Tahfidz Hidayatullah Jalan H Abdullah Kecamatan Sangatta Utara, yang dinaungi Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan memasuki progres baru.

Program pembangunan sudah dimulai, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin yang kebetulan sedang berada di Sangatta dan Bupati Kutim Ismunandar, Sabtu (21/10/2017).

Lahan yang digunakan untuk pembangunan masjid merupakan wakaf almarhum  AR Abdurrahim Abdullah, yang diwariskan ke putranya Ustadz Jamaluddin Ibrahim, Pembina Pondok Pesantren Hidayatullah Kutim.

Sebelum meninggal H Abdullah berpesan agar lokasi tersebut dibangun untuk lokasi masjid dan Pondok Tahfidz Al Quran, Hidayatullah.

Baca: Gelar Kejurprov dan Seleksi Menuju PON Papua, 80 Atlet Panjat Tebing Adu Kemampuan

Saat itu Bupati Kutim Ismunandar usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid berkata bahwa Pemerintah Kabupaten bersama DPRD Kutim serta stakeholder akan selalu siap memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor keagamaan.

Termasuk mendukung pengembangan Pesantren Tahfidz Al Quran Hidayatullah.

“Tentu program ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan generasi Kutim ke depan, khususnya generasi Qurani,” kata Ismunandar.   

Ia menuturkan,  sejarah sertifikasi lahan Hidayatullah Balikpapan pada tahun 1990.

Yakni ketika dirinya masih bekerja di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Karena ia juga ikut dalam penetapan lokasi dan setifikasi tersebut.

“Usai makan siang beliau (almarhum Ustadz Abdullah Sahid) mendoakan dan menyampaikan bahwa siapa yang terlibat dan berpartisifasi dalam sertifikasi insyaallah kariernya bagus. Saya tidak tahu, ternyata saat ini menjadi Bupati,” kata Ismunandar.

Ia juga berharap agar keberadaan masjid bisa memberikan berkah dan manfaat bagi seluruh umat yang menggunakannya.

Berikutnya turut mendukung Pemkab Kutim dalam pengembangan bidang keagamaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved