Kesehatan

Sleeping Beauty Bukan Sekadar Mitos, Sindrom Ini juga Terjadi di Dunia Nyata

Si putri tidur, dongeng yang sudah dikenal dari masa ke masa, ternyata tidak seluruhnya merupakan mitos belaka.

Sleeping Beauty Bukan Sekadar Mitos, Sindrom Ini juga Terjadi di Dunia Nyata
Net
Ilustrasi tidur 

TRIBUNKALTIM.CO --  Si putri tidur, dongeng yang sudah dikenal dari masa ke masa, ternyata tidak seluruhnya merupakan mitos belaka.

Sindrom sleeping beauty adalah suatu keadaan yang benar-benar terjadi di kehidupan nyata.

Sindrom sleeping beauty atau dalam dunia medis dikenal sebagai Kleine-Levin Syndrome adalah suatu kelainan neurologis yang bisa dibilang langka.

Saking langkanya, dilaporkan hanya ada sekitar 1.000 orang di seluruh dunia yang menderita penyakit ini.

Sindrom Kleine-Levine adalah suatu penyakit neurologis langka yang kebanyakan diderita oleh pria dewasa, sekitar 70% dari jumlah penderita sindrom sleeping beauty adalah laki-laki.

Karakterisitik utama dari penyakit ini adalah berlangsungnya periode di mana penderitanya tidur dalam jangka waktu yang lama, kira-kira lebih dari 20 jam per harinya.

Baca: Echa, Remaja yang Tertidur selama 13 Hari Itu Tingkahnya Berubah Setelah Alami Kecelakaan

Baca: Remaja Ini Tertidur Selama 13 Hari, Begitu Bangun Kondisinya Malah . . .

Periode ini dapat berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa bulan.

Tetapi setelah periode tersebut berakhir, penderita sindrom sleeping beauty bisa beraktivitas biasa seperti layaknya orang normal.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved