Pabrik Mercon Meledak

Petugas Pemadam Ungkap Pintu Pabrik Mercon Terkunci tapi Kapolres Bilang Sebaliknya, Lho?

Selain gerbang, korban banyak menyelamatkan diri dari samping. Mereka memanjat tembok dan turun melalui tangga.

Warta Kota/Alex Suban
Petugas mengevakuasi korban ledakan pabrik sekaligus gudang petasan milik PT Panca Buana Cahaya Sukses di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis (26/10/2017). Akibat ledakan tersebut puluhan karyawan meninggal di tempat kejadian. Warta Kota/Alex Suban 

TRIBUNKALTIM.CO, TANGERANG - Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan memastikan gerbang pabrik mercon yang terbakar pada Kamis (26/10/2017), tidak digembok.

Hal ini didapatkannya dari kesaksian sejumlah korban selamat yang mengaku menyelematkan diri saat pabrik terbakar.

"Sudah dipastikan tidak (digembok), kan pintu gerbang itu malah terbuka lebar. Beberapa korban mengatakan melalui pintu samping karena tidak bisa melihat jalan ke pintu utama," ujar Harry ditemui di lokasi, Jumat (27/10/2017).

Baca: Jeritan Terdengar di Penjuru Pabrik Mercon, Gadis Muda yang Terjebak Ini Berendam di Bak Air

Selain gerbang, korban banyak menyelamatkan diri dari samping.

Mereka memanjat tembok dan turun melalui tangga.

Saat ini, beberapa tangga bambu masih terlihat ada di lokasi.

Pihak kepolisian melakukan olah TKP dengan membawa saksi ke tangga itu.

Kepada polisi, saksi mengatakan, ia dan rekan-rekannya memanjat tembok saat kebakaran terjadi.

Baca: Inilah Nama 31 Korban Luka Bakar akibat Pabrik Mercon Meledak

Petugas kepolisian Polda Metro Jaya berada di lokasi pabrik petasan yang terbakar di Kosambi, Tangerang, Banten, Kamis (26/10/2017). Kebakaran yang diduga akibat dari ledakan salah satu tempat pembuatan kembang api itu menewaskan setidaknya 47 orang karyawan dan puluhan lainnya terluka bakar.
Petugas kepolisian Polda Metro Jaya berada di lokasi pabrik petasan yang terbakar di Kosambi, Tangerang, Banten, Kamis (26/10/2017). Kebakaran yang diduga akibat dari ledakan salah satu tempat pembuatan kembang api itu menewaskan setidaknya 47 orang karyawan dan puluhan lainnya terluka bakar.(ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)
Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved