Hari Sumpah Pemuda

Warga Tanjung Tengah Catatkan Sejarah Kibarkan Merah-Putih 1.000 M2 di Menara Bambu

Warga kelurahan Tanjung Tengah, Penajam, PPU bikin rekor dunia di hari Sumpah pemuda kibarkan Merah-Putih 1.000 m2 di atas menara bambu 110 meter.

Warga Tanjung Tengah Catatkan Sejarah Kibarkan Merah-Putih 1.000 M2 di Menara Bambu
samir patururusi/ tribun kaltim
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka PPU, Sudirman bersama tim akan menyelesaikan menara bambu sertinggi 110 meter, untuk mengibarkan Merah-Putih selebar 1.000 memecahkan rekor dunia di Kelurahan Tanjung Tengah, Penajam, PPU, bertepatan dengan Peringatan hari Sumpah Pemuda, sabtu (28/10). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pengibaran bendera raksasa 1.000 meter persegi akan digelar pagi ini, Sabtu (28/10) di Pantai Corong, Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Pengibaran bendera berukuran 20x50 meter ini juga akan tercatat rekor dunia Record Holders Republic (RHR) yang berkantor di US (United States) dengan menara tertinggi.

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka PPU, Sudirman, Jumat (27/10) menjelaskan, untuk meraih rekor dunia ini telah dibangun menara tempat pengibatan bendera setinggi 110 meter.

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka PPU, Sudirman bersama tim akan menyelesaikan menara bambu sertinggi 110 meter, untuk mengibarkan Merah-Putih selebar 1.000 memecahkan rekor dunia di Kelurahan Tanjung Tengah, Penajam, PPU, bertepatan dengan Peringatan hari Sumpah Pemuda, sabtu (28/10).
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka PPU, Sudirman bersama tim akan menyelesaikan menara bambu sertinggi 110 meter, untuk mengibarkan Merah-Putih selebar 1.000 memecahkan rekor dunia di Kelurahan Tanjung Tengah, Penajam, PPU, bertepatan dengan Peringatan hari Sumpah Pemuda, sabtu (28/10). (samir patururusi/ tribun kaltim)

Ia menjelaskan, pada awalnya target ketinggian hanya 100 meter namun bertambah 10 meter menjadi 110 meter.

Ketinggian menara tempat pengibaran bendera raksasa ini lebih tinggi saat di Pantai Lamaru, Balikpapan beberapa tahun lalu karena hanya 65 meter.

Baca: VIDEO – Wow Pembangunan Menara ini Akan Habiskan 2500 Batang Bambu dan 2,5 Ton Tali

Baca: Beri Dukungan PS Penajam Utama di Final Piala Suratin, Bupati Ini Terbang ke Yogya

Baca: VIDEO – 6 Imigran Gelap dari Afganistan Kabur Dari Rumah Detensi Imigrasi

Untuk membangun menara ini lanjutnya, telah dimulai sejak 10 Oktober lalu dengan melibatkan 60 personel bukan hanya dari pramuka namun juga TNI/Polri serta masyarakat sekitar Pantai Corong.

“Jadi kami bekerja selama 24 jam untuk menyelesaikan pembangunan menara ini.

Halaman
123
Penulis: Samir
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved