Berita Pemkab Kutai Timur

BPJS Naker-Dinkes Kutim Jalin Kerjasama Untuk Tingkatkan Pelayanan Program JKK

Kerjasama antara Dinkes Kutim dengan BPJS Ketenagakerjaan berisi tentang pelayanan kesehatan program Jaminan Kecelakaan Kerja

BPJS Naker-Dinkes Kutim Jalin Kerjasama Untuk Tingkatkan Pelayanan Program JKK
istimewa
Penandatanganan MoU antara Dinkes Kutim dengan BPJS Ketenagakerjaan di Aula Dinkes Kutim 

TRIBUNKALTIM.CO - Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur lakukan penandatanganan kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) yang dihadiri oleh beberapa perwakilan Puskesmas se Kutim, di Aula Dinkes Kutim, Rabu (25/10).

Kerjasama antara Dinkes Kutim dengan BPJS Ketenagakerjaan  berisi tentang pelayanan kesehatan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) bagi peserta BPJS ketenagakerjaan. Tujuannya, untuk mewujudkan sinergitas antar para pihak dalam rangka penyediaan layanan kesehatan bagi peserta JKK di klinik atau Puskesmas.

Kepala Dinkes Kutim, dr Bahrani menjelaskan bahwa BPJS ada dua yakni BPJS Kesehatan dan ada BPJS Ketenagakerjaan. Untuk BPJS Kesehatan, khusus melayani kesehatan yang tidak ada sangkut pautnya dengan tenaga kerja, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan, meliputi empat kategori di antaranya kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun serta jaminan kematian.

“Jadi untuk BPJS ketenagakerjaan ada empat kategori yang ditanggung oleh BPJS ketenagakerjaan dan tadi sudah kita lakukan kesepakatan kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Dinkes Kutim yang bertujuan untuk melakukan pelayanan kesehatan di Puskesmas yang terdapat di berbagai kecamatan yang ada di Kutim,”ujar dr Bahrani.

Kutim, kata dr Bahrani, banyak terdapat perusahaan di kecamatan. Jika terjadi kecelakaan kerja,  Puskesmas dapat melayani sebagai tindakan awal penanganan dengan menunjukan kartu BPJS ketenagakerjaan, maka Puskesmas wajib menangani kedaruratannya.

“Emergency  artinya jika kita terlambat menangani dapat menjadi cacat atau bisa menyebabkan orang meninggal dunia dan ini harus segera ditangani, otomatis yang harus menangani adalah yang terdekat adalah Puskesmas. Jika memerlukan penangan medis lanjutan puskesmas bisa  merujuk pasien ke rumah sakit umum terdekat,” kata dr Bahrani.

Lebih lanjut Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang Agus Hariyanto mengatakan bahwa kerjasama ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan di daerah-daerah terpencil atau di beberapa kecamatan yang ada di Kutim melalui ke klinik atau Puskesmas sebagai pelayanan terdekat.

 “Harapan kami adalah ingin menyatukan persepsi dan dukungan dalam penyelenggaraan program Negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja melalui BPJS ketenagakerjaan sesuai dengan tugas dan fungsinya, dulu BPJS ketenagakerjaan merupakan Jamsostek khusus melayani pegawai swasta saat ini sama pemerintah telah diberi keleluasaan,” ujarnya.(advertorial/Hms11)

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved